Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pilkada

Spekulasi Politik Pasca Putusan MK: Potensi Faisan Badja dalam PSU Pilkada Parigi Moutong

×

Spekulasi Politik Pasca Putusan MK: Potensi Faisan Badja dalam PSU Pilkada Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Parigi Moutong,Faisan Badja.(Dok.Bisalanews.id)

Bisalanews.id,Parmout – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menggugurkan salah satu pasangan calon (Paslon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Parigi Moutong, muncul spekulasi di masyarakat mengenai kemungkinan salah satu anggota legislatif, Faisan Badja, untuk maju mendampingi Ibrahim Hafid dalam pemungutan suara ulang (PSU).

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Faisan Badja menegaskan bahwa dirinya tidak terpikir untuk mengikuti kontestasi Pilkada Parigi Moutong.

Example 300x600

Sebagai kader setia Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo Subianto, ia menekankan kepatuhannya terhadap garis kebijakan partai.

Baca juga :  Ketua KPU Sulawesi Tengah Berkunjung Ke Parigi Moutong Evaluasi Tahapan Coklit

“Sudah banyak teman-teman yang menyampaikan niat untuk memasangkan saya dan Pak Ibrahim setelah putusan MK keluar, tetapi saya belum memberikan jawaban. Mengingat secara kepartaian, kami memiliki tanggung jawab kepada Paslon Bagus,” ujar Faisan dalam pernyataannya di Parigi (25/02/2025).

Menurut Faisan, banyak aspek yang harus dipertimbangkan sebelum maju dalam kontestasi Pilkada Parigi Moutong, termasuk kesiapan fisik dan dukungan finansial yang memadai.

Baca juga :  Sosialisasi PKPU Nomor 13 dan 14 Tahun 2024 oleh KPU Parigi Moutong, Sulteng

“Harus siap secara lahir dan batin, apalagi dengan waktu yang hanya dua bulan, tidak akan cukup untuk bergerak. Kemudian, kita juga perlu menghargai upaya dari kandidat lain yang telah berjuang hingga PSU terjadi. Biarkan mereka bertarung hingga ditetapkan siapa yang menjadi pemenang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Faisan mengimbau semua pihak untuk menjaga kondusifitas Parigi Moutong pasca putusan MK.

Ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan mengingat keberagaman suku dan agama yang ada di daerah tersebut sangat majemuk.

Baca juga :  Alfres Tonggiroh Soroti Tindakan PN Parigi Beri Sanksi Tahanan Kota Ke Kepsek

“Mari kita berpolitik dengan riang gembira, jangan sampai PSU ini memutuskan silaturahmi. Apalagi, tahapan PSU nanti bersamaan dengan bulan Ramadhan,” tambahnya.

Ia berharap bahwa pemimpin yang terpilih dari PSU Pilkada Parigi Moutong merupakan hasil dari proses demokrasi yang jujur dan adil.

“Akan lahir bupati baru yang kemudian menjadi pengayom bagi semua pihak, tanpa terkecuali dan tanpa membeda-bedakan pendukung dari setiap paslon yang kalah,” tutupnya.

Total Views: 853

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *