
Bisalanews.id – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),Idran S.T dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, Alina A.Deu merespon keluhan warga Desa Ongka yang mengeluhkan lambatnya pemberian bantuan kebutuhan dasar pasca bencana banjir yang terjadi di tiga kecamatan di wilayah utara Parigi Moutong.(04/05/2024)
Menurut Idran saat di hubungi media ini melalui pesan Watshap,Pihaknya telah melakukan Assesment ke tiga kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Ongka Malino,Kecamatan Taopa dan Kecamatan Moutong selama Lima hari sejak di tetapkannya Tanggap Darurat.
Fokus pendataan yang di lakukan khusus kepada rumah warga yang terkena dampak banjir maupun kondisi sungai yang akan di lakukan normalisasi serta tanggul pengelak banjir.
Sedangkan untuk bantuan kebutuhan dasar penyintas bencana masih dalam proses pembelanjaan,penyaluranya akan di laksanakan sekitar 7 hari kedepan sejak masuknya data secara keseluruhan.
” BPBD sudah melakukan assesment dilapangan, diongka, kecamatan taopa dan kecamatan moutong, kurang lebih 5 hari untuk mengumpulkan data, data rumah kena dampak maupun data sungai akan dinormalisasi dan tanggul pengelak banjir, sekarang tinggal menunggu belanja logistik, insaallah minggu depan dilaksanakan penyalurannya,tiga hari lalu komunikasi dengan pak Galib kades ongka, bahwa BPBD akan memberikan logistik kepada warga tedampak banjir insallah minggu depan,” ucapnya.
Dirinya juga membenarkan bahwa memang dalam kurun waktu lima hari Desa Ongka mendapatkan kiriman air dari sungai ongka sehingga mengakibatkan beberapa kali luapan air masuk ke pemukiman warga.
Asumsi masyarakat terhadap Pemerintah Daerah Parigi Moutong tidak melakukan tindak lanjut itu salah sebab segala sesuatu yang berkaitan dengan penganggaran dalam penyiapan logistik bencana harus melalui proses yang panjang dan tidak mudah serta BPBD telah berkomunikasi dengan pihak pemerintah Desa Ongka untuk segera menyalurkan bantuan untuk penyintas bencana banjir di beberapa hari kedepan.
“menunggu tindak lanjut penyediaan logistik oleh BPBD, kurang lebih dalam kurun waktu 5 hari lalu diongka sering banjir, sehingga dalam berita 4 kali banjir pemda tidak ada tindakan,3 hari lalu komunikssi dgn pak Galib kades ongka, bahwa bpbd akan memberikan logistik kepada warga tedampak banjir insyaallah minggu depan”ujarnya
Di konfirmasi terpisah Alina A.Deu meminta masyarakat untuk tetap tenang menyikapi kondisi ini.
Proses pendataan dan perampungan data telah di lakukan oleh pemerintah desa ongka yang di bantu oleh Tagana Parigi Moutong dan sudah melakukan pengajuan ke Centra Nipotowe Palu untuk meminta logistik kebutuhan dasar penyintas.
Keterlambatan pendistribusian bantuan di karenakan keterlambatan pengajuan dari pihak pemerintah desa,setelah bantuan yang turun ke desa malino diwaktu itu pula pemerintah desa ongka baru mengajukan ke dinas sosial.
“Waktu diserahkan untuk Malino baru itu mereka mengusulkan itupun dibantu Tagana merampungkan” tegasnya.
Hal tersebut juga telah di laporkan oleh Alina ke Pj.Bupati Parigi Moutong terkait dengan permasalahan yang terjadi.
















