banner 728x250

KPU dan Demokrat Islah setelah mediasi

Ketua Bawaslu,Moh.Rizal,Komisioner KPU,Maskar dan Made Koto,Perwakilan Demokrat Aslah Laeho dan Hasbar Alwi.(15/03/2024).Tim Bisala

Bisalanews.id-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong telah membatalkan sanksi terhadap dua caleg terpilih dari Partai Demokrat.

Keputusan tersebut berawal dari suksesnya proses mediasi antara DPC Partai Demokrat dan KPU di kantor Bawaslu Parigi Moutong pada Jumat (15/3/2024).

Sebelumnya, KPU Parigi Moutong memberlakukan sanksi dengan tidak menetapkan calon anggota DPRD dari Partai Demokrat karena keterlambatan dalam penyampaian Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) Pemilu 2024.

Namun, setelah mediasi, sanksi tersebut dicabut.

Baca juga :  Peringati Hardiknas 2025, Pemkab Parigi Moutong Gelar Upacara Bernuansa Budaya Lokal

Proses mediasi yang berlangsung selama dua hari melibatkan perwakilan dari DPC Partai Demokrat dan KPU Parigi Moutong

Pada hari pertama, belum tercapai kesepakatan karena KPU belum dapat menerima penjelasan dari pemohon terkait keterlambatan penyampaian LPPDK.

Namun, pada hari kedua mediasi, penjelasan dari pihak Partai Demokrat diterima oleh KPU Parigi Moutong.

Mereka menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut disebabkan oleh kondisi force majeure, yakni masalah koneksi internet saat penginputan data LPPDK.

Hasil mediasi kemudian dibuat dalam Berita Acara Mediasi yang ditandatangani oleh semua pihak terkait.

Baca juga :  DPMPTSP Parigi Moutong Soroti Tumpang Tindih WPR dengan Kawasan Pertanian

Berdasarkan kesepakatan dalam berita acara tersebut, KPU Parigi Moutong akan mencabut sanksi yang diberikan kepada caleg terpilih dari Partai Demokrat.

Putusan akhir dari Bawaslu memerintahkan semua pihak untuk melaksanakan isi kesepakatan yang tertuang dalam berita acara mediasi.

KPU Parigi Moutong diminta untuk melaksanakan putusan tersebut dalam waktu paling lambat tiga hari kerja setelah pembacaan putusan.

Total Views: 677

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!