
Bisalanews.id – Asisten III Yusnaeni, mewakili Pj Bupati Parigi Moutong, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dengan tema “Menumbuhkan Kembali Wawasan Kebangsaan, Cinta Tanah Air, dan Ideologi Pancasila.”
Acara ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila di kalangan peserta.
Dalam sambutannya, Yusnaeni menyampaikan harapannya agar peserta dapat secara maksimal menyerap materi yang disampaikan oleh narasumber.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan ideologi Pancasila dapat tumbuh kembali dan diterapkan dengan baik di lingkungan masing-masing,” ujar Yusnaeni.
Sosialisasi ini menjadi wadah untuk mendalami pemahaman tentang pentingnya wawasan kebangsaan dalam membangun fondasi karakter bangsa.
Pj Bupati Buka Pelatihan Penatausahaan Dan Pengelolaan Keuangan Desa Se – Kabupaten Parigi Moutong
Tema yang diusung mengajak peserta untuk merenung tentang makna cinta tanah air dan bagaimana ideologi Pancasila menjadi landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Adapun narasumber yang dihadirkan dalam acara ini merupakan pakar-pakar di bidangnya masing-masing, yang akan memberikan wawasan dan pandangan mendalam terkait kebangsaan, cinta tanah air, dan nilai-nilai Pancasila.
Dengan menghadirkan narasumber berkualitas, diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman yang mendalam dan aplikatif.
Kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, serta perwakilan dari organisasi-organisasi kepemudaan.
Dengan melibatkan berbagai kalangan, diharapkan pesan tentang pentingnya wawasan kebangsaan dapat tersebar luas dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Pj Bupati Parigi Moutong turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Melalui perwakilan yang dihadirkan, Pj Bupati berharap agar kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kebangsaan dan membangun generasi yang cinta tanah air.
Sosialisasi ini tidak hanya menjadi forum untuk mendengarkan, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan bertukar pemikiran.
Interaksi antara narasumber dan peserta diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam serta memunculkan ide-ide konstruktif untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan.
Sebagai penutup, Yusnaeni mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menjadi penikmat informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mengaplikasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari bersama-sama kita bangun kebangsaan yang kokoh, dengan cinta tanah air dan menjunjung tinggi ideologi Pancasila,” pungkasnya.
Dengan demikian, Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju masyarakat yang memiliki kepedulian dan dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara.
















