Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pemerintahan

Pelayanan Warga Lumpuh Akibat Penyegelan Kantor Desa Torue, Kades: “Masyarakat yang Dirugikan

×

Pelayanan Warga Lumpuh Akibat Penyegelan Kantor Desa Torue, Kades: “Masyarakat yang Dirugikan

Sebarkan artikel ini
Foto: Istimewa

Bisalanews.id, Parmout – Kepala Desa Torue, Kalma A. Mahmud, angkat suara terkait penyegelan kantor desa yang membuat seluruh aktivitas pelayanan publik terhenti. Ia menilai langkah itu berlebihan dan justru merugikan masyarakat yang tengah membutuhkan pelayanan administrasi.

“Penyegelan kali ini membuat pelayanan berhenti total. Padahal, ada warga yang sedang mengurus dokumen penting seperti formulir N1 dan berkas lainnya,” ujar Kalma saat ditemui di Parigi Moutong, Rabu (12/11).

Example 300x600

Menurut Kalma, sebelumnya aksi warga hanya sebatas menutup akses sementara, namun masih memberi ruang bagi pelayanan kepada masyarakat. Berbeda dengan kali ini, penyegelan dilakukan sepenuhnya, membuat kantor desa lumpuh total.

Baca juga :  Direktur PT Minxing Akui Kekeliruan, Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka Kepada Apdurin Parimo

Ia juga mengungkapkan, pihak yang melakukan penyegelan sempat mengantongi izin dari pemerintah kecamatan. Namun menurutnya, izin tersebut tidak seharusnya digunakan untuk menghentikan pelayanan publik.

“Kalau memang ingin menyampaikan aspirasi, seharusnya tetap ada batasnya. Jangan sampai masyarakat yang tidak tahu apa-apa ikut dirugikan,” tegas Kalma.

Lebih lanjut, Kalma menyayangkan adanya dugaan perusakan fasilitas kantor desa saat aksi berlangsung. Beberapa fasilitas, seperti kamera pengawas (CCTV) dan pintu belakang kantor, ditemukan dalam kondisi rusak.

“Kami menemukan CCTV rusak dan pintu belakang kantor didobrak. Ini sudah bukan lagi aksi protes, tapi perusakan aset desa,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia berharap pihak kecamatan dan aparat keamanan segera turun tangan untuk menenangkan situasi serta memfasilitasi penyelesaian persoalan agar pelayanan publik bisa kembali berjalan normal.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana masyarakat bisa kembali mendapatkan pelayanan tanpa hambatan. Kami terbuka untuk dialog, asalkan tidak merugikan warga,” pungkasnya.

Total Views: 2142

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *