
Parigi Moutong,Bisalanews.id– Tingginya capaian pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) di Kabupaten Parigi Moutong perlu diimbangi dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.
Evaluasi terhadap kualitas pelayanan dinilai tetap penting agar keberhasilan program tidak hanya terlihat dari angka pemeriksaan, tetapi juga sejalan dengan pelayanan yang diterima masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, saat membuka sosialisasi kesehatan masyarakat di Kantor Desa Mertasari, Jumat (02/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Pokja 4 TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong itu membahas tiga isu utama, yakni pencegahan stunting, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan pencegahan Tuberkulosis (TBC).
Peserta kegiatan terdiri atas pengurus TP-PKK tingkat kecamatan dan desa dari Kecamatan Parigi, Parigi Barat, serta Parigi Selatan.
Selain penyampaian materi oleh pemateri dari Pokja 4 TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelayanan CKG yang dilaksanakan oleh Puskesmas Parigi.
Dalam kesempatan itu, Hestiwati menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan tenaga kesehatan yang telah mendukung pelaksanaan program CKG di Kabupaten Parigi Moutong.
Ia mengungkapkan bahwa capaian CKG daerah tersebut selama enam bulan berturut-turut menjadi yang terbaik di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan sedalam-dalamnya buat masyarakat dan tenaga kesehatan Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Hestiwati.
Menurutnya, capaian tersebut patut diapresiasi. Namun, keberhasilan program pemeriksaan kesehatan gratis tetap harus diikuti dengan perhatian terhadap indikator pelayanan kesehatan lainnya.
Hestiwati mengingatkan agar capaian CKG yang tinggi tidak menjadi alasan untuk mengabaikan evaluasi terhadap pemenuhan SPM bidang kesehatan.
“Kalau CKG-nya kita luar biasa seperti ini, jangan sampai tidak berbanding lurus dengan SPM,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya evaluasi secara berkelanjutan agar capaian pemeriksaan kesehatan masyarakat sejalan dengan standar pelayanan yang harus dipenuhi pemerintah daerah.
“Jangan kita terlena dengan CKG tinggi, tapi kita evaluasi juga SPM kita, jangan sampai tidak berbanding lurus,” tambahnya.
Melalui sosialisasi tersebut, TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong berupaya memperkuat pengetahuan dan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat.
Kader PKK di tingkat kecamatan dan desa diharapkan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting, pentingnya pemeriksaan kesehatan, serta upaya pencegahan dan penanggulangan TBC.
Dengan demikian, pelaksanaan program kesehatan tidak hanya berorientasi pada capaian pemeriksaan, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.













