Example 7970x250
Kesehatan

Plt Direktur RSUD Anuntaloko Dorong Kehadiran Layanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit untuk Optimalkan Pelayanan Pasien

×

Plt Direktur RSUD Anuntaloko Dorong Kehadiran Layanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit untuk Optimalkan Pelayanan Pasien

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur BLUD RSUD Anuntaloko Parigi, Irwan saat mengikuti Forum Komunikasi Mitra BPJS Kesehatan pada Selasa, (23/06/2026). Foto : MRP

Parigi Moutong, Bisalanews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur BLUD RSUD Anuntaloko Parigi, Irwan, mengusulkan agar BPJS Kesehatan kembali menghadirkan layanan informasi dan administrasi di lingkungan rumah sakit.

Menurutnya, keberadaan petugas BPJS Kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan rujukan sangat dibutuhkan guna meningkatkan efektivitas pelayanan serta memberikan kepastian informasi kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Usulan tersebut disampaikan Irwan saat mengikuti Forum Komunikasi Mitra BPJS Kesehatan pada Selasa, (23/06/2026).

Irwan menjelaskan bahwa dalam praktik pelayanan sehari-hari, tenaga kesehatan maupun petugas administrasi RSUD Anuntaloko kerap menerima berbagai pertanyaan dari pasien terkait status kepesertaan JKN, keaktifan peserta, tunggakan iuran, hingga persyaratan administrasi yang menjadi kewenangan BPJS Kesehatan.

Baca juga :  SIKEPO Jadi Inovasi Unggulan RSUD Anuntaloko Parigi, Tingkatkan Disiplin dan Tertib Administrasi Pegawai

“Rumah sakit memiliki fungsi utama sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan. Namun dalam pelaksanaannya, kami sering dihadapkan pada berbagai pertanyaan mengenai administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan yang sebenarnya lebih tepat dijelaskan langsung oleh petugas BPJS,” ujarnya.

Ia menilai, penempatan petugas BPJS Kesehatan di lingkungan rumah sakit akan mempercepat penyelesaian persoalan administrasi tanpa menghambat proses pelayanan medis yang sedang dijalani pasien.

Menurut Irwan, tidak sedikit pasien yang mengalami kendala administrasi saat mengakses pelayanan rawat jalan maupun rawat inap, seperti status kepesertaan yang tidak aktif, validasi data, maupun kewajiban penyelesaian iuran. Dalam kondisi demikian, rumah sakit tetap mengedepankan aspek keselamatan pasien, namun penyelesaian administrasi tetap memerlukan koordinasi dengan BPJS Kesehatan.

Baca juga :  Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Lounching RME di RSUD Anuntaloko

“Sering kali kami dihadapkan pada situasi yang membutuhkan pertimbangan medis dan kemanusiaan. Di sisi lain, terdapat prosedur administrasi kepesertaan yang harus dipenuhi sesuai ketentuan Program JKN. Kehadiran petugas BPJS tentu akan mempermudah proses tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun Kantor BPJS Kesehatan berada relatif dekat dengan RSUD Anuntaloko Parigi, banyak pasien berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong. Kondisi tersebut membuat pasien harus mengeluarkan waktu dan tenaga tambahan apabila harus berpindah lokasi hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan.

Baca juga :  168 Kasus Tercatat, Pemkab Parimo Tetapkan Malaria Sebagai KLB

Karena itu, Irwan berharap BPJS Kesehatan dapat mempertimbangkan pembukaan kembali layanan di lingkungan RSUD Anuntaloko Parigi sehingga peserta JKN dapat memperoleh informasi mengenai kepesertaan, pembayaran iuran, perubahan data, maupun prosedur administrasi lainnya secara terpadu di satu lokasi.

Menurutnya, integrasi pelayanan administrasi BPJS Kesehatan dengan pelayanan rumah sakit akan meningkatkan efisiensi, mempercepat alur pelayanan, mengurangi waktu tunggu pasien, serta mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, efektif, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien.

Total Views: 72

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *