
Bisalanews.id, Parmout – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, didampingi para Asisten serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Masjid Baitul Rahman, Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar, Sabtu (07/03/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang tengah dan akan dijalankan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam sambutannya, Erwin menyampaikan bahwa kondisi efisiensi anggaran yang saat ini terjadi merupakan ujian bersama bagi pemerintah daerah.
Namun demikian, menurutnya hal tersebut harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap program prioritas agar benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu memastikan setiap program pembangunan yang dijalankan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong.
“Efisiensi anggaran ini adalah ujian bersama, tetapi pemerintah daerah tetap harus melakukan evaluasi terhadap program prioritas dengan mengacu pada kebutuhan dasar masyarakat agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa setelah Hari Raya Idulfitri nanti, dirinya bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah akan turun langsung ke seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk bertemu langsung dengan tokoh masyarakat, kepala desa serta mendengar secara langsung berbagai usulan prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
“Sebagaimana yang kami sampaikan saat kampanye, setelah lebaran nanti kami akan turun bersama seluruh OPD ke semua wilayah kecamatan untuk bertemu langsung dengan tokoh masyarakat dan kepala desa serta melihat langsung usulan-usulan prioritas di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah desa untuk mulai menyiapkan berbagai poin usulan pembangunan yang nantinya akan menjadi dasar perencanaan program prioritas dan penganggaran pemerintah daerah ke depan.
Selain itu, Erwin mengungkapkan bahwa pemerintah daerah dalam beberapa waktu terakhir telah melakukan konsultasi serta lobi secara terstruktur kepada berbagai kementerian di tingkat pusat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan dukungan alokasi anggaran dari pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong.
Pada kesempatan tersebut, ia menyoroti potensi besar komoditas durian yang dimiliki Kabupaten Parigi Moutong yang diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Ia menyebutkan bahwa durian Parigi Moutong memiliki kualitas yang sangat baik bahkan telah berhasil menembus pasar internasional melalui ekspor perdana ke Republik Rakyat Tiongkok beberapa waktu lalu.
“Durian kita ini memang yang terbaik dari semua wilayah. Beberapa waktu lalu kita sudah melakukan ekspor langsung durian perdana ke Tiongkok. Ini yang harus kita sambut bersama agar Parigi Moutong bisa mendunia melalui durian,” ungkapnya.
Menurut Bupati, durian Parigi Moutong tidak hanya memiliki cita rasa yang khas, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikenal secara luas hingga pasar internasional.
Bahkan, Bupati mengungkapkan bahwa pada 17 April 2026 mendatang akan ada penerbangan perdana dari Tiongkok menuju Kota Palu yang membawa wisatawan untuk berkunjung sekaligus menikmati durian di Kabupaten Parigi Moutong.
“Saya sudah ditemui perwakilannya di sini dan mereka menyampaikan bahwa turis tersebut setelah tiba di Kota Palu akan langsung menuju Parigi Moutong karena selama ini mereka merasakan durian yang masuk dari Thailand, padahal itu asalnya dari Parigi Moutong,” tegasnya.
Sebagai langkah penguatan sektor tersebut, pemerintah daerah juga tengah mengupayakan program pengembangan lahan durian dengan skala dua hektare di setiap desa yang nantinya akan tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.
“Insya Allah kita sudah mulai berpikir untuk masa depan daerah kita. Kebetulan durian ini yang masuk dari seluruh wilayah ke Cina masih memenuhi sekitar dua persen dari kebutuhan masyarakat Republik Rakyat Tiongkok, artinya pasarnya sudah sangat jelas,” tambah Bupati.
Usai menyampaikan arahan kepada masyarakat, kegiatan Safari Ramadan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat Desa Kasimbar sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga di bulan suci Ramadan.
















