Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Infrastruktur

Serah Terima Tangki Septik dan TPS3R di Baliara, Pemda Parigi Moutong Tekankan Tanggung Jawab Bersama

×

Serah Terima Tangki Septik dan TPS3R di Baliara, Pemda Parigi Moutong Tekankan Tanggung Jawab Bersama

Sebarkan artikel ini
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur dan Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres M.Tonggiroh di dampingi Ketua Fraksi Gerindra, Faisan Lelo Badja lakukan simulasi pencacah sampah. Senin,(23/02/2026) – Foto : MR.Pakaya

Bisalanews.id,Parmout – Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan serah terima hasil pekerjaan pembangunan Tangki Septik Skala Individual dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), Senin (23/02/2026), di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab dalam mendorong percepatan pembangunan sanitasi permukiman dan pengelolaan persampahan berbasis masyarakat di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Example 300x600

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, yang mewakili Bupati Parigi Moutong, mengawali sambutannya dengan menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembukaan acara.

“Atas nama Bupati Parigi Moutong, kami menyampaikan permohonan maaf karena beliau tidak dapat hadir langsung. Pada waktu yang sama, Bupati menerima tamu dari pihak Danrem 132/Tadulako sehingga menugaskan kami untuk mewakili dalam kegiatan ini,” ujar Adrudin.

Dalam kesempatan itu, Adrudin Nur menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah, camat, kepala desa, kelompok swadaya masyarakat (KSM), tenaga fasilitator lapangan, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga pembangunan dapat diselesaikan sesuai ketentuan kontrak dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Baca juga :  Pemda Parigi Moutong Terapkan Sistem Kerja Fleksibel ASN Mulai April 2026

“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Pekerjaan ini dapat dirampungkan tepat waktu dan sesuai standar teknis yang dipersyaratkan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tangki septik skala individual dan TPS3R merupakan bagian dari kebijakan kepala daerah melalui implementasi strategi sanitasi kabupaten, khususnya dalam pengelolaan air limbah domestik dan persampahan.

“Khusus pembangunan TPS3R yang telah kita selesaikan hari ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab bersama dalam pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan,” tegasnya.

Menurutnya, TPS3R bukan sekadar bangunan fisik, melainkan sebuah sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang membutuhkan komitmen, kedisiplinan, serta manajemen yang baik agar dapat berjalan optimal.

Baca juga :  Wabup Parigi Moutong Tinjau Tiga Proyek Infrastruktur, Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Karena itu, Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup akan memastikan terselenggaranya pembinaan dan pendampingan lanjutan bagi kelompok pengelola TPS3R.

“Pendampingan ini mencakup pelatihan teknis operasional seperti pemilahan sampah, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pengelolaan sampah anorganik bernilai ekonomi, hingga pengoperasian sarana dan peralatan yang tersedia di TPS3R,” jelasnya.

Selain aspek teknis, penguatan kapasitas manajemen juga menjadi perhatian, termasuk kemampuan administrasi, pencatatan volume sampah, pengelolaan iuran, serta penyusunan laporan kegiatan agar operasional berjalan transparan dan akuntabel.

Adrudin juga mengajak seluruh pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan operasional TPS3R melalui perubahan perilaku, terutama membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

“Tanpa partisipasi aktif masyarakat, fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit ini tidak akan memberikan hasil yang optimal,” ujarnya.

Baca juga :  Dinas PU Parigi Moutong Optimalkan Penanganan Pasca Banjir di Palasa

Ke depan, Pemkab berharap TPS3R tidak hanya mampu mengurangi timbunan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Parigi Moutong.

“Setiap aset yang telah diserahterimakan menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dirawat. Pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan keberlanjutan fungsi dan kualitas hasil pekerjaan ini,” pungkas Adrudin.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres M. Tonggitoh, Wakil Ketua Komisi III, Faisan Lelo Badja, para penerima manfaat, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta jajaran pemerintah daerah.

Total Views: 1494

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *