
Bisalanews.id,Parmout – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Peristiwa tersebut mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah bersama tim gabungan lintas sektor guna mencegah meluasnya dampak kebakaran.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelumnya telah menetapkan status siaga darurat sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi peningkatan eskalasi bencana karhutla.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Rivai, menyampaikan bahwa penetapan status tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi situasi darurat.
“Status siaga darurat telah ditetapkan sejak tanggal 30 Januari hingga 28 Februari,” ujar Rivai saat dikonfirmasi.Selasa,(03/02/2026)
Menurutnya, status siaga darurat menjadi instrumen penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi, khususnya pada bencana yang karakteristik lokasinya sulit diprediksi seperti karhutla.
“Penetapan siaga darurat bertujuan memastikan seluruh unsur sudah siap sebelum bencana berkembang lebih luas,” jelasnya.
Rivai menuturkan, salah satu titik karhutla yang mendapat perhatian serius berada di Desa Avulua, Kecamatan Parigi Utara, karena lokasinya sempat berada cukup dekat dengan permukiman warga.
“Api dilaporkan berada tidak jauh dari rumah penduduk, sehingga diperlukan penanganan yang cepat dan terukur,” ungkapnya.
Dalam upaya penanganan tersebut, BPBD Parigi Moutong mengintensifkan koordinasi lintas sektor dengan berbagai instansi terkait.
“Kami telah berkoordinasi dengan BNPB, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, BPBD Provinsi, serta Tim Manggala Agni untuk memastikan penanganan berjalan maksimal,” kata Rivai.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi kunci utama dalam pengendalian karhutla agar tidak meluas ke wilayah lain.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting, karena karhutla tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja,” tegasnya.
Selain penanganan di lapangan, BPBD Parigi Moutong juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam pencegahan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, mengingat kondisi cuaca dan lingkungan masih berpotensi memicu kebakaran lanjutan,” pungkas Rivai.
















