
Bisalanews.id, Palu – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik menggelar Pelatihan Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pengelolaan Aplikasi SP4N-LAPOR!. Kegiatan berlangsung di Aula Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sulteng, Senin (1/12/2025).
Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfosantik Sulteng, Wahyu Agus Pratama, S.STP., M.AP, dan diikuti oleh para admin SP4N-LAPOR! dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini mengusung tema:
“Tingkatkan Kompetensi ASN melalui Pelatihan Pengelolaan Aplikasi SP4N-LAPOR! Bersama Kita Wujudkan Pemerintahan yang Cepat Tanggap dan Melayani dalam Mewujudkan Program Gubernur BERANI CERDAS.”
Dalam sambutannya, Wahyu Agus menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi ASN dalam pengelolaan pengaduan masyarakat berbasis digital.
“Kegiatan ini merupakan langkah penting dan strategis dalam upaya memperkuat kapasitas aparatur sipil negara, khususnya dalam pengelolaan pengaduan masyarakat melalui SP4N-LAPOR!. Sistem ini membantu menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Wahyu.
SP4N-LAPOR! merupakan sistem pengaduan nasional yang dikelola secara terpadu oleh Kementerian PANRB, Kantor Staf Presiden, dan Ombudsman RI. Melalui platform ini, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, saran, maupun laporan terkait layanan publik secara mudah, terintegrasi, dan terpantau tindak lanjutnya.
Wahyu juga menekankan bahwa SP4N-LAPOR! memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Dalam konteks pemerintahan daerah, SP4N-LAPOR! memastikan setiap aduan masyarakat diterima, diverifikasi, ditindaklanjuti, dan diselesaikan dengan baik. Ini adalah wujud nyata dari prinsip pemerintahan yang cepat tanggap dan melayani,” jelasnya.
Pelatihan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulteng terhadap Program Gubernur BERANI CERDAS, yang memuat nilai-nilai Bersih, Responsif, Amanah, Nyata, Inovatif, dan Cerdas. Program tersebut menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, serta pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menutup arahannya, Wahyu mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen dalam membangun pemerintahan yang modern dan berorientasi pelayanan.
“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang BERANI CERDAS—pemerintahan yang bersih, tanggap, inovatif, dan selalu hadir melayani masyarakat dengan hati,” pungkasnya.














