Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pendidikan

Delapan Mahasiswa Antropologi Untad Selesaikan Magang Mandiri di Dinas Kebudayaan Sulteng

×

Delapan Mahasiswa Antropologi Untad Selesaikan Magang Mandiri di Dinas Kebudayaan Sulteng

Sebarkan artikel ini

Andi Kamal Lembah, S.H., M.Si., Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah. Dan delapan mahasiswa/i yang magang mandiri.(20/06/2025).Foto.istimewa

Bisalanews.id, Palu — Program Studi Antropologi Universitas Tadulako (Untad) secara resmi menarik delapan mahasiswa dan mahasiswinya yang telah menyelesaikan program magang mandiri di Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (20/6/2025).

Penarikan mahasiswa ini dilakukan langsung oleh dosen pembimbing lapangan yang mewakili Kepala Program Studi Antropologi, Siti Hajar N. Aepu, yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut. Kunjungan dosen pembimbing ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan evaluasi pelaksanaan magang mandiri yang berlangsung selama tiga bulan.

Example 300x600

Program magang mandiri ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan sejak beberapa tahun terakhir oleh Prodi Antropologi Untad, dengan tujuan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah ke dalam dunia kerja yang nyata.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Kamal Lembah, S.H., M.Si., dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa Antropologi Untad dalam mendukung program-program kerja dinas selama masa magang.

“Kiranya kegiatan ini tidak hanya berakhir hari ini, tentunya tetap terus terjalin kerjasama antar instansi dan program studi Antropologi,” ujar Andi Kamal.

Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai sejumlah program kerja yang telah dijalankan oleh para mahasiswa selama masa magang. Diskusi ini menjadi ruang refleksi sekaligus evaluasi terhadap kontribusi mahasiswa dalam kegiatan kebudayaan.

Andi Kamal juga mengapresiasi hasil kerja para mahasiswa magang, dan menyebutnya sebagai salah satu pencapaian yang patut dibanggakan, karena telah membantu dalam mengembangkan potensi kebudayaan daerah sekaligus potensi diri mahasiswa.

Diharapkan, hasil dari magang mandiri ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus belajar dan berkembang, tidak hanya dalam aspek kebudayaan tetapi juga dalam berbagai elemen penting lainnya yang didapatkan selama masa magang.

Total Views: 1341
Baca juga :  Disdikbud Parigi Moutong Prioritaskan 79 Sekolah Terpencil, Revitalisasi Diusulkan Lewat APBN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *