
Bisalanews.id,Parmout — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong saat serah terima jabatan kepala daerah setempat.Rabu,(04/06/2025)
Dalam sambutannya, Anwar menyampaikan harapan agar kehadirannya dapat menjadi penyemangat bagi Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja memulai masa jabatan.
“Semoga kehadiran saya akan semakin menambah semangat bagi Pak Bupati dan Wakil Bupati yang masih baterai baru ini, sehingga nyalanya akan menerangi seluruh Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Anwar disambut tepuk tangan peserta sidang.
Dalam kesempatan itu, Anwar menjelaskan bahwa meskipun pemerintah provinsi dan kabupaten sama-sama merupakan entitas otonom yang memiliki kewenangan, APBD, dan DPRD masing-masing, namun gubernur juga memegang fungsi penting sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.
“Sering terlupakan bahwa gubernur sejatinya tidak memiliki wilayah dan rakyat. Itu semua dimiliki oleh bupati, wakil bupati, dan DPRD kabupaten/kota. Maka dari itu, saya mencoba menyusun formula baru untuk perencanaan daerah,” jelasnya.
Sebagai bagian dari strategi sinergitas pembangunan, Anwar menggagas pertemuan terstruktur di semua kabupaten, yang melibatkan desk antara kepala dinas kabupaten dan provinsi, sekda dengan sekdaprov, serta bupati langsung dengan gubernur.
“Tujuannya adalah untuk membantu kepala daerah agar program mereka tetap sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya dalam kerangka program BERANI,” jelasnya.
Program BERANI (Berdaya Saing, Religius, Adil, dan Inklusif) yang diusung Pemprov Sulteng, menurut Anwar, selaras dengan visi dan misi pemerintah kabupaten/kota.
Ia mencontohkan program BERANI Cerdas yang selaras dengan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong dalam meningkatkan akses pendidikan.
“Kalau kita kolaborasikan, tidak akan ada pemborosan anggaran. Kita akan buat MoU antar dinas agar tidak terjadi tumpang tindih,” tegasnya.
Untuk bidang kesehatan, program BERANI Sehat juga telah memberikan dampak signifikan di Parigi Moutong.
Gubernur mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan dukungan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk mempercepat capaian Universal Health Coverage (UHC).
“Hasilnya, UHC Parigi Moutong kini telah mencapai 82 persen. Artinya, masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk bisa mengakses layanan kesehatan di mana saja,” ungkap Anwar.
Di sektor infrastruktur, Gubernur juga menyebut bahwa Pemprov siap mendukung Parigi Moutong melalui program BERANI Lancar, salah satunya dengan pembukaan akses jalan di Desa Sausu Salubanga, Kecamatan Sausu.
“Ke depan, kita akan melaksanakan rapat kerja antara provinsi dan kabupaten agar pembagian tugas lebih jelas dan tidak tumpang tindih,” pungkasnya.
















