
Bisalanews.id – Debat ketiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong,Sulawesi Tengah memanas.(13/11/2024)
Hal itu ketika paslon nomor urut 3,Nizar Rahmatu tengah menanggapi paslon nomor urut 2 tentang pembangunan yang merata di kabupaten tersebut.
Ia menilai seorang Bupati dan Wakil Bupati tidak boleh hanya berkantor di ibu kota tetapi juga harus turun ke desa – desa untuk mendengarkan keluh kesah dari masyarakat.
Saat Nizar memberikan tanggapan memang terdengar teriakan dari arah pendukung nomor urut 1 yang berada di ruangan audotorium kantor Bupati Parigi Moutong.
“Pak,pak,tolong ditegur itu bawaslu,tolong ditangkap,ujar Nizar saat berada di podium debat
Akibat geram dengan lontaran kata dari salah seorang tersebut membuat Nizar geram dan spontanitas turun dari arena debat.

Moderator Kompas TV yang memandu acara tersebut sempat mengingatkan Nizar untuk kembali ke atas panggung melanjutkan debat.
“Bapak,boleh kembali ke panggung,sudah ada panitia menangani”kata Moderator.
Baca Juga ☆☆Nizar Rahmatu Kunjungi Pengepul Ikan Tuna di Bantaya, Prioritaskan Kesejahteraan Nelayan Parigi Moutong
Debat ketiga pihak keamanan kecolongan dalam memproteksi oknum yang diduga menjadi sumber masalah.
Saat dimintai konfirmasi ke pihak Polres Parigi Moutong melalui Waka Polres,pihaknya belum bisa memberi tanggapan karena masih menunggu izin dari pimpinan tertinggi di Polres
















