Daerah

Richard Lantik Dan Kukuhkan Kades Se-Parigi Moutong

×

Richard Lantik Dan Kukuhkan Kades Se-Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Bisalanews.id/Richard Arnaldo Djanggola sebagai Penjabat Bupati melantik empat kades pergantian antar waktu (PAW)dan mengukuhkan perpanjangan jabatan kades se-Kabupaten Parigi Moutong.(17/08/2024)Foto.Ipal

Bisalanews.id – Pj Bupati Richard Arnaldo Djanggola melantik Pengganti Antar Waktu dan mengukuhkan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Pariigi Moutong, dengan masa jabatan delapan tahun, di Parigi, Sabtu, 17 Agustus 2024.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) ini, juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina.

“Terima kasih atas dedikasi, kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan dalam memajukan desa serta mensejahterakan masyarakat,” ucap Pj Bupati Richard Arnaldo.

Baca juga :  Pengurus PGRI Sulteng Apresiasi Kolaborasi Konferensi XXIII PGRI Parigi Moutong

Richard meyakini, segala kompetensi dan pengalaman serta semangat yang dimiliki, para Kades dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya hingga membawa perubahan positif.

Ia juga berharap, amanah yang sudah diemban saat ini, kiranya dapat dijaga dengan baik dan tidak mengecewakan masyarakat.

Perlu diketahui, para Kades PAW dan perpanjangan masa jabatan ini, telah memenuhi persyaratan dalam peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

“Olehnya, dengan dilantiknya saudara-saudara hari ini, jangan dijadikan suatu kemanangan. Tetapi, merupakan awal melaksanakan tanggung jawab yang besar,” tukasnya.

Baca juga :  Desa Air Panas Disapu Banjir Lumpur Diduga Dampak Tambang Ilegal di Kayuboko

Ia mengatakan, pelaksanaan pembangunan pemberdayaan masyarakat di desa, hanya dapat berjalan dengan baik, jika didukung kerja sama yang solid, dari aparatur pemerintah, baik kecamatan maupun kabupaten serta seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong.

Pj Bupati menyebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Kades dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, di antaranya komitmen terhadap pelayanan publik.

“Di mana, Kades harus mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, dengan penuh dedikasi dan integritas,” ujarnya.

Baca juga :  Kerja Sama Pendidikan Pemda dan Poltekesos Bandung Dikritik DPRD Parigi Moutong

Kemudian, kepemimpinan yang inklusif sangat penting untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik, dengan seluruh elemen masyarakat.

Dengan pendekatan inklusif ini, Kades dapat mendorong partisipasi masyarakat, dalam proses pembangunan desa.

“Selanjutnya, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa, harus mengacu pada prinsip berkelanjutan. Pengelolaan yang bijaksana, akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya.

Total Views: 883

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *