
Bisalanews.id – Malam penutupan Festival Teluk Tomini (FTT) memiliki daya tarik bagi pengunjung yang memadati pantai kayubura. (30/06/2024)
Salah satu daya tarik di FTT adalah kerajinan tangan hasil karya anak muda Kaili dari Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong.
“Kerajinan tangan ini asli buatan pemuda Kaili di Desa Toboli, dari pembuatan siga sampai dengan lukisan dari bahan kulit pisang,” ujar salah satu pemilik kerajinan tangan, Zen.

Kerajinan tangan pemuda Kaili diprakarsai oleh empat komunitas utama, yaitu Kailinesia, Fokda Kayubura, Seni Olahan Bambu dan Rotan, serta Sanggar Seni Torayaku.
Semua kerajinan ini dibuat secara manual, sehingga memiliki nilai estetik yang tinggi.
Kerajinan tangan berbahan dasar rotan, kulit pisang, dan bambu menjadi favorit para pengunjung di FTT.

Menurut Zen, bahan-bahan ini dipilih karena ketersediaannya yang melimpah dan kemampuan untuk diolah menjadi karya seni yang unik dan menarik.
Zen juga berharap agar ke depan, pemuda Parigi bisa memasarkan hasil karyanya di pasar nasional.
“Kami berharap karya-karya kami bisa dikenal lebih luas dan mendapatkan apresiasi di tingkat nasional,” tambahnya.

Sedangkan menurut Ketua Karang Taruna Desa Toboli Andry Festival Teluk Tomini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga platform penting bagi para seniman muda untuk memamerkan bakat dan keterampilan mereka.
“Dengan dukungan dan perhatian yang terus menerus, diharapkan kerajinan tangan khas Kaili dapat terus berkembang dan dikenal di seluruh Indonesia”tukasnya.
















