Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Sosial Masyarakat

Angka Kemiskinan Ekstrim di Sulteng Menurun Signifikan

×

Angka Kemiskinan Ekstrim di Sulteng Menurun Signifikan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Bisalanews.id – Kemajuan Pembangunan Sulawesi Tengah yang sudah diraih selama ini dapat dilihat pada sejumlah indikator capaian kinerja pembangunan yang ada.

Hal ini disampaikan, Pj Bupati Parigi Moutong, Ricard Arnaldo mewakili Gubernur Sulawesi Tengah dalam amanatnya pada Upacara HUT ke-60 tahun Provinsi Sulawesi Tengah, bertempat di halaman Kantor Bupati, Rabu (17/4/2024).

Example 300x600

Menurut Ricard, laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah, pada tahun 2021 – 2024 cukup baik, yakni pada tahun 2021 sebesar 11,70 persen. Kemudian, tahun 2022 15,17 persen, dan tahun 2023 11,91 persen.

Baca juga :  Pemda Parimo Gelar Analisis Stunting 2024 untuk Percepatan Penurunan Stunting

Sehingga, dalam kurun waktu tiga tahun tersebut, Sulteng berada diatas rata rata nasional, yaitu 5,05 persen. Dan pada tahun 2023, ini menjadi laju pertumbuhan ekonomi Sulteng berada di urutan ke dua secara nasional, dibawah Maluku Utara.

Kemudian, untuk persentase kemiskinan Provinsi Sulawesi Tengah pada bulan Maret tahun 2021 sebesar 13.00 persen, menurun menjadi 12,33 persen pada Maret tahun 2022.

Baca juga :  Koperasi Kayuboko Rakyat Sejahtera Bagikan 575 Paket Sembako untuk Warga

Lalu pada Maret 2023, sedikit mengalami kenaikan menjadi 12,41 persen. Hal ini katanya, dipicu oleh kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada September 2022 yang berdampak terhadap terjadinya lonjakan inflasi.

Namun demikian, angka kemiskinan ekstrim dapat menurun signifikan, yakni dari 3,02 persen pada tahun 2022 menjadi 1,44 persen pada tahun 2023.

Demikian halnya dengan tingkat pengangguran terbuka Provinsi Sulteng mengalami penurunan selama tiga tahun berturut turut, yakni dari 3,75 persen, pada Agustus tahun 2022.

Baca juga :  PT Tompotika Raya dan Distributor Resmi Unilever Parigi Moutong Berhasil Wujudkan Gerakan Mesjid Bersih di Masjid At-Taqwa Bantaya

Lalu pada Agustus tahun 2023 menjadi 2,95 persen. Selanjutnya, indeks Gini Provinsi Sulteng mengalami penurunan dari 0,316 poin pada Maret 2021 menjadi 0,308 poin pada Maret 2022.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada Maret 2023 menurun menjadi 0,304 poin.” Hal ini mengindikasikan bahwa ketimpangan pendapatan masyarakat semakin mengecil atau distribusi pendapatan masyarakat semakin membaik.” ujarnya

Total Views: 666

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *