banner 728x250

Dis Ketapang antisipasi kenaikan Harga beras dengan Program Pasar Murah

Bisalanews.id-Dalam menghadapi potensi kenaikan harga beras di pasaran, Dinas Ketahanan Pangan bergerak cepat dengan meluncurkan program pangan murah.(06/02/2024)
Rahmatia.SP, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan,Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap keluhan masyarakat.
“Mengantisipasi gejolak harga pangan, Pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah telah menyalurkan 437.390 ton beras kepada 437.390 penerima,” ungkapnya
Pada awal tahun 2024, kegiatan pangan murah telah dimulai sejak 10 Januari di 22 kecamatan.
Rahmatia  menekankan bahwa pangan murah menjadi komoditas utama, dengan penyediaan hingga 3 ton beras di setiap kecamatan dan desa rentan rawan pangan.
Selanjutnya, Dinas Ketahanan Pangan berencana melanjutkan kegiatan pangan murah dan menanam cabai di Desa Lombok, Kecamatan Tinombo. Dalam rangka pengendalian inflasi .
Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Dinas ketahanan pangan bekerja sama dengan Bulog melalui program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP).
Dalam konteks ini, Rahmatia menegaskan bahwa program pangan murah bertujuan untuk menstabilkan harga beras tanpa merugikan pedagang.
“Kami berharap program ini dapat menjaga harga beras di pasaran dan mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersinergi demi stabilitas harga pangan dengan slogannya, ‘Menuju Stabilisasi Harga Pangan’,” pungkasnya.
Total Views: 805
Baca juga :  Polsek Parigi Salurkan 3 Ton Jagung ke Bulog, Dukung Program Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!