Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Berita

Perumahan Guru SD Bambalemo di Lahap Si Jago Merah

×

Perumahan Guru SD Bambalemo di Lahap Si Jago Merah

Sebarkan artikel ini

Bisalanews.id– Kebakaran terjadi di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong pada Rabu malam (13/03/2024), sekitar pukul 18.40 Wita.

Insiden ini menghanguskan 2 unit Perumahan Guru dan 1 unit gudang buku Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bambalemo.

Example 300x600

Menurut saksi mata, Jusman, api diduga berasal dari tempat pembuangan sampah yang berdekatan dengan bangunan.

Kobaran api yang membesar dengan cepat merambat hingga menyasar bangunan perumahan.

“Saya tadi selesai pulang sholat magrib, saya pikir orang bakar rumput biasa. Memang tempat itu biasa jadi tempat pembakaran sampah, terus saya masuk rumah, pas beberapa menit kemudian ada ibu-ibu teriak kebakaran, baru lampu sudah kedap-kedip ternyata betulan kebakaran,” ungkap Jusman.

Baca juga :  Pilkada Parimo 2024, Tiga Bapaslon Bupati Perseorangan Serahkan Syarat Dukungan

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Menurut Jusman, dari lima unit bangunan yang terkena dampak, tiga di antaranya hangus terbakar.

“Pemadam tadi datang sekitar setengah jam. Pokonya saya tidak tahu siapa yang telpon, karena sudah panik menyelamatkan anak jadi tidak sempat ba hubungi,” kata Jusman, menyayangkan keterlambatan tim Pemadam Kebakaran dalam tiba di lokasi kejadian.

Baca juga :  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

Sementara itu, Kasi Operasional dan Penyelamatan Pemadam Kebakaran (Damkar) Parigi Moutong, Ramadan, menjelaskan bahwa pihaknya baru mendapat informasi dari warga sekitar pukul 18.40 Wita. Namun, keterlambatan personil dalam tiba di lokasi disebabkan beberapa kendala, termasuk sebagian personil yang kembali ke rumah masing-masing untuk berbuka puasa.

Baca juga :  Tambang Ilegal di Tinombo Selatan , Ketua Komisi 1 DPRD Parigi Moutong Soroti Minimnya Tindakan Tegas

Ramadan menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Meskipun demikian, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Alhamdulillah beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian kita taksir sekitar 60 juta, karena setiap bangunan ini kita perkirakan sekitar 20 juta,” tutup Ramadan

Total Views: 621

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *