Bisalanews.id-Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti S.Pd, M.Pd, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Pemutakhiran data sarana prasarana pendidikan Taman Kanak-kanak/Pendidikan Usia Dini (TK/Paud), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). (05/02/2024)
Acara ini dilaksanakan di aula lantai dua Disdikbud pada 5 Februari 2024.
Dalam acara tersebut, hadir langsung Tenaga Teknis dari Kemendikbudristek Republik Indonesia, David dan Heri, sebagai narasumber.
Sunarti menyampaikan bahwa kehadiran narasumber dari Kemendibudristek mencerminkan keseriusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong untuk mempertajam pengetahuan operator dalam mendukung perbaikan Dapodik.
Mengingat beberapa Kepala Sekolah pernah mengeluhkan bantuan bangunan dari rehab hingga ruang kelas baru yang tidak dapat diterima oleh sekolah mereka.
Hal ini berdampak pada operator Dapodik yang sering ditegur Kepsek karena dianggap tidak paham dan kerjanya tidak baik dalam mengawal dapodik sekolah.
Sunarti menekankan pentingnya peran Kepala Sekolah, terkait kebijakan di satuan pendidikan dan pengawalan proses pendidikan di masing-masing sekolah.
Tugas operator hanya sebatas mengawal aplikasi dapodik.
Dapodik yang baik menurut standar sekolah tidak mutlak menjadi jaminan untuk mendapatkan bantuan dari Kemendikbudristek, mengingat banyaknya permohonan bantuan dari kabupaten/kota yang masuk ke pusat.
Oleh karena itu, Sosialisasi dan Pendampingan menjadi penting agar operator memperoleh pengetahuan lebih demi validitas dan kualitas Dapodik di sekolah.
Ini juga menjadi tolak ukur untuk pengajuan permohonan bantuan rehab bangunan atau ruang kelas baru, sejalan dengan kualitas Dapodik yang baik.
Sunarti menyampaikan kesyukuran atas kehadiran Tenaga Teknis dari Kemendibudristek di Parigi Moutong, mengingat padatnya pekerjaan mereka melayani seluruh Indonesia.
Harapannya, Sosialisasi dan Pendampingan ini dapat membuat sekolah-sekolah di Parigi Moutong memiliki Dapodik yang valid, menjadi indikator penerima bantuan rehab kelas atau bangunan ruang kelas baru kedepan.
“dengan adanya pendampingan langsung dari tenaga tekhnis,semoga bisa menjadi harapan untuk Parigi Moutong bisa dapat bantuan dari kementriankedepannya,kalau belum dapat berarti bukan rezeki”.ucapnya
Total Views: 725
















