Bisalanews.id-Ketua Kelompok Tani Mustika Padi 1 Desa Dolago, Darwisata, mengungkapkan bahwa kenaikan signifikan harga beras di Parigi Moutong dipicu oleh faktor-faktor kritis terkait panen atau panen antara. (05/02/2024)
Menurutnya, cuaca buruk menjadi penyebab utama, dengan curah hujan yang tidak menentu selama periode panen, mengakibatkan produksi beras di bawah ekspektasi.
Petani di Parigi Moutong mengeluh menghadapi kendala serius dalam menanggapi kondisi cuaca yang tidak bersahabat, yang berdampak langsung pada hasil panen mereka.
Darwisata menjelaskan bahwa ketidakpastian cuaca membatasi kemampuan petani untuk mencapai hasil panen yang optimal.
Selain faktor internal, Darwisata menyoroti peran kebijakan pemerintah yang turut memengaruhi dinamika harga beras di wilayah tersebut.
Beliau menekankan perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap kebijakan pertanian yang dapat memberikan solusi bagi petani di Parigi Moutong.
Dalam konteks ini, Darwisata juga mencatat bahwa Dinas Pertanian Parigi Moutong tampaknya menghadapi keterbatasan dalam memberikan solusi konkret.
“Dinas Pertanian Parigi Moutong juga tak bisa bikin apa-apa,kan memang begitu kalau panen antara” ujar Darwisata.
Kenaikan harga beras di Parigi Moutong menjadi perhatian serius bagi para petani dan konsumen.
Diperlukan sinergi antara pemerintah dan pihak terkait untuk mengatasi tantangan ini dan menjamin ketersediaan beras yang memadai bagi masyarakat.
Total Views: 979

















