
Bisalanews.id-Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Parigi Moutong terus berkomitmen untuk menekan angka inflasi, terutama menghadapi tren kenaikan harga bahan pokok yang signifikan pada akhir tahun 2023 menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.(11/01/2024)
Melalui Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Parigi Moutong, Yamin G Noho, diungkapkan bahwa sejumlah strategi taktis akan diterapkan pada tahun 2024.
Yamin G Noho menyatakan bahwa selain melalui operasi pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Parigi Moutong juga akan menggelar pasar murah serta menerapkan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas harga dan mengurangi beban ekonomi masyarakat.
“Data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan bahwa tingkat inflasi tahunan saat ini berada pada angka 0,96 ,IHK 0,78 Pada Bulan Oktober 2023 dan Naik 0,90 Persen pada Bulan Desember 2023. ,” ungkapnya.
Yamin menegaskan bahwa pihaknya tetap berupaya keras untuk menekan kenaikan harga sembako maupun komoditi lainnya, sehingga tidak memberatkan masyarakat.
Lebih lanjut, Yamin menyatakan, “Paling tidak, ada dua isu yang harus menjadi perhatian kita bersama, yaitu mengendalikan inflasi dan memastikan harga stabil menghadapi hari besar keagamaan,seperti pada saat bulan suci ramadhan.
” Hal ini sebagai respon terhadap tantangan meningkatnya harga bahan pokok yang dapat berdampak negatif terhadap daya beli masyarakat.
Dalam upayanya untuk menstabilkan harga sejumlah komoditas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Parigi Moutong akan mengimplementasikan sejumlah langkah.
Salah satunya adalah penyelenggaraan pasar murah, di mana beberapa barang kebutuhan pokok dapat dijual dengan harga terjangkau.
Selain itu, Gerakan Pangan Murah (GPM) juga akan diaktifkan untuk memastikan ketersediaan dan akses masyarakat terhadap pangan dengan harga yang terjangkau.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Parigi Moutong berharap dapat menciptakan stabilitas harga dan meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menghadapi perayaan hari besar.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan program pasar murah dan GPM sebagai langkah bersama dalam menjaga kesejahteraan ekonomi dan mengurangi dampak inflasi.
















