Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Politik

Fasilitasi Pelatihan Saksi Pemilu: Bawaslu Parimo Menegaskan Pentingnya Akuntabilitas dan Kompetensi

×

Fasilitasi Pelatihan Saksi Pemilu: Bawaslu Parimo Menegaskan Pentingnya Akuntabilitas dan Kompetensi

Sebarkan artikel ini

Bisalanews.id – Dalam upaya menjaga integritas dan transparansi dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong, Muhammad Rizal, menyampaikan sambutannya pada kegiatan pelatihan saksi pemilu, Parigi Moutong [27/12/2023].

Pelatihan ini, seperti yang diungkapkan oleh Muhammad Rizal, didasarkan pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. Menurutnya, kegiatan ini memiliki dasar hukum yang kuat, terutama pada Pasal 351 Ayat 8, di mana diatur secara rinci mengenai kewenangan dalam proses pemilihan.

Example 300x600

Ia menekankan bahwa sosialisasi ini masih bersifat awal, meskipun diyakini bahwa peserta yang hadir adalah pihak yang memiliki pemahaman mendalam terkait peran dan tanggung jawab saksi pemilu.

Baca juga :  DPRD Parigi Moutong Gelar Rapat Paripurna Pengganti Antar Waktu dengan Pengucapan Sumpah Jabatan

Muhammad Rizal menjelaskan bahwa pelatihan ini penting untuk persiapan ke depan, baik di tingkat kecamatan, desa, maupun Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pimpinan partai politik diharapkan dapat menyediakan saksi partai politik, bukan hanya saksi calon legislatif (caleg).

Prinsipnya, saksi pemilu adalah representasi dari seluruh peserta pemilu, termasuk partai politik, calon presiden, dan calon wakil presiden.

“Penting bagi kita untuk memastikan bahwa proses pemungutan suara berlangsung secara adil dan transparan. Saksi pemilu memiliki peran krusial dalam memastikan integritas dan keabsahan hasil pemilihan,” tegas Muhammad Rizal.

Baca juga :  Bappelitbangda Parigi Moutong Gelar Kick Off Meeting PPSP

Dalam konteks ini, ia juga menyoroti pengalaman pahit dari pemilu sebelumnya, di mana banyak saksi yang hanya menghabiskan waktu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tanpa memberikan kontribusi yang signifikan. Beberapa di antaranya malah menyebarkan informasi hoaks sebelum perhitungan suara selesai.

“Kita butuh saksi yang tidak hanya duduk manis di TPS, tapi juga memiliki akuntabilitas dan kompetensi. Mereka harus mampu bertanya dengan jelas dan bertanggung jawab atas setiap langkah yang diambil,” ujar Muhammad Rizal.

Baca juga :  Polres Parigi Moutong Berhasil Ungkap Kasus Curanmor.

Muhammad Rizal menambahkan bahwa sejak ia mengenal dunia penyelenggaraan Pemilu pada tahun 2010, banyak perubahan positif telah dilakukan. Salah satunya adalah peningkatan peran Bawaslu dalam mengawasi proses pemungutan suara.”Penting bagi kita semua, baik partai politik maupun masyarakat, untuk ikut serta dalam menjaga integritas Pemilu.

Dengan adanya saksi pemilu yang akuntabel dan kompeten, kita dapat memastikan bahwa suara rakyat benar-benar terwakili dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan bersama,” tutup Muhammad Rizal.

Total Views: 663

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *