Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
BudayaKultur

Pembukaan Festival Qasidah Rebana Ke-28 Tingkat Provinsi Sulteng di Poso

×

Pembukaan Festival Qasidah Rebana Ke-28 Tingkat Provinsi Sulteng di Poso

Sebarkan artikel ini

Bisalanews.id-Semarak Pembukaan Festival Seni Qasidah Rebana Berskala Besar Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang diselenggarakan di Kabupaten Poso mengundang decap kagum Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura yang diwakili Karo Kesra Setprov Sulawesi Tengah Drs. Awaludin, MM dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tengah H. Ulyas Taha Sabtu malam 18 November 2023 di Lapangan Maroso Poso.

Ketua lembaga seni dan qasidah Indonesia (Lasqi) Provinsi Sulawesi Tengah Drs H Baharuddin HT MSi juga memberikan apresiasi kepada tuan rumah Kabupaten Poso yang bisa menyelenggarakan kegiatan tersebut meskipun persiapannya sangat singkat.

Example 300x600

Ia bersyukur pembukaan Festival Qasidah Rebana tersebut berlangsung semarak dan antusias ditonton masyarakat dengan tempat pelaksanaan yang refresentatif di Tribun Lapangan Maroso Poso.

Sambutan tertulis Bupati Poso dr, Verna G.M Inkiriwang yang disampaikan wakil Bupati Poso M. Yasin Mangun, S. Sos menyebutkan bahwa festival seni dan qasidah yang kita laksanakan saat ini, merupakan kegiatan yang secara belum banyak kita selenggarakan di Kabupaten Poso sehingga menjadi tantangan yang cukup berat bagi panitia, akan tetapi kondisi yang demikian ternyata tidak menyurutkan semangat semua pihak untuk melakukan segala sesuatu, memberikan kontribusi demi mensukseskan ajang lomba Qasidah Rebana tahun ini di Poso.

Baca juga :  BONESOMPE FAIR 2 RESMI DI BUKA 

“Seni qasidah terus bersaing dengan kesenian lainnya dan tetap selalu mendapat tempat dihati penggemarnya.

Untuk itu melalui Lembaga Seni Qasidah Indonesia ( lasqi ) kesenian ini harus terus dikembangkan, dipacu dan ditingkatkan kualitasnya karena memiliki misi yang cukup jelas yaitu seni sebagai media dakwah,” jelas bupati Poso dalam sambutan tertulisnya.

Melestarikan seni dan qasidah sebagai syi’ar untuk mewujudkan poso religius, maju dan sejahtera serta harmoni dan berakhlaqul karimah” adalah tema yang tepat yang diusung panitia lomba tahun ini, tambahnya.

Baca juga :  Sapma PP selenggarakan lomba layang layang dibantaya

Tidak bisa kita pungkiri, memasuki era globalisasi saat ini begitu banyak persoalan yang melanda kaum milenial, maraknya permasalahan yang masih menimpa generasi muda, perkembangan teknologi informasi yang begitu luar biasa sehingga bila tidak disikapi secara bijak dapat menimbulkan pengaruh negatif bagi generasi kita.

Generasi milenial adalah salah satu komponen yang terancam dan harus ada peran pemerintah daerah, peran tokoh agama, peran masyarakat,peran keluarga dan seluruh komponen bangsa untuk melakukan pendampingan.

“Melalui ajang festival seni dan qasidah berskala besar ke-28 tahun 2023 ini kita optimis akan muncul generasi- generasi berkualitas, bermartabat dan religious yang akan siap membawa Indonesia maju di tahun 2045,”harapnya.

Baca juga :  Gerak Cepat Sekdis Sosial Parigi Moutong, Bantu Kebutuhan Seorang Lansia

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua Lasqi Kabupaten Poso, Ny. Afni Bareta Mangun menyebutkan jumlah peserta yang meramaikan ajang tersebut kurang lebih 300 orang masing masing dari utusan Kabupaten dan Kota di Sulawesi Tengah diantaranya, Kabupaten Morowali, Morowali Utara, Kabupaten Bangkep, Kabupaten Parigi Moutong dan tuan rumah Kabupaten Poso berlangsung dari tanggal 18 sampai dengan 20 November 2023.

Turut hadir dalam pembukaan festival qasidah itu, Ketua MUI Poso H. Arifin Tuamaka, mewakili Forkopimda Poso, Ketua DPRD Poso Sesi Mapeda, para Kepala OPD Poso, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda serta tamu undangan lainnya.

Menutup seremonial pembukaan festival tersebut di tampilkan tarian kolosal Rancak Rebana dari Siswa Siswi Mts Poso yang memukau seluruh hadirin.

Total Views: 1012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *