
Bisalanews.id,Parmout — Front Pemuda Kaili (FPK) Kabupaten Parigi Moutong terus memperlihatkan komitmennya terhadap kepentingan masyarakat.
Bekerja sama dengan Polres Parigi Moutong, organisasi ini akan menggelar kegiatan bakti sosial berupa sunatan massal pada 27 September 2025 mendatang.
Sedikitnya ratusan anak dari sejumlah kecamatan diproyeksikan mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua FPK Parigi Moutong, Arifin Lamalindu, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu upaya nyata untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pada tahap awal, kegiatan difokuskan di lima kecamatan, yakni Parigi, Parigi Barat, Parigi Tengah, Parigi Utara, dan Siniu, dengan target sebanyak 100 anak.
“Ini bentuk nyata bakti sosial kami. Biasanya kegiatan ini hanya dilaksanakan Polres sekali setahun, namun kali ini FPK ikut ambil bagian,” kata Arifin, Kamis (04/09/2025).
Rencananya, pelaksanaan sunatan massal akan dipusatkan di Mapolres Parigi Moutong . Arifin menegaskan bahwa FPK hadir bukan sekadar sebagai organisasi, melainkan wadah yang dibentuk oleh para eks pejuang pemekaran kabupaten untuk terus memberikan kontribusi positif.
“FPK lahir dari semangat perjuangan pemekaran. Eksistensi kami murni untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Meski demikian, Arifin mengakui kegiatan sosial yang direncanakan FPK masih terbentur keterbatasan dana.
Karena itu, pihaknya berharap dukungan dari DPRD maupun pemerintah daerah. Saat audiensi bersama Ketua DPRD Parimo Alfred M. Tonggiroh, Wakil Ketua DPRD Sayutin Budianto, serta sejumlah anggota dewan lainnya, FPK menyampaikan permohonan dukungan berupa anggaran maupun fasilitas sekretariat.
FPK juga mendorong perhatian dari Bupati Parigi Moutong agar menyediakan tempat yang representatif sebagai sekretariat permanen. Untuk sementara waktu, sekretariat organisasi tersebut masih menumpang di rumah salah satu anggota.
“Kami membawa semangat besar membangun daerah. Tapi tanpa dukungan fasilitas dan anggaran, perjuangan ini akan sulit maksimal. Karena itu kami berharap wakil rakyat dan pemerintah hadir bersama kami,” pungkas Arifin.















