
Bisalanews.id-Pada Senin (6/11), Brigjen TNI Steverly C. Parengkuan, Direktur Kerjasama Pertahanan dan Strategi (Dirkersinhan) Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kemhan, mewakili Indonesia dalam memimpin pertemuan Ad Hoc ASEAN Defence Senior Official’s Meeting Working Group (ADSOM WG).
Pertemuan ini berlangsung di Ruang Our Eyes Command Centre, Kemhan, Jakarta, melalui platform virtual.
Dirkersinhan beserta timnya menggunakan kesempatan dalam pertemuan ini untuk membahas sejumlah hal penting yang masih menjadi perhatian (pending matters) serta melakukan persiapan untuk pertemuan ADMM (ASEAN Defence Ministers’ Meeting) ke-17 dan ADMM-Plus ke-10.
Dalam komentarnya, Brigjen TNI Steverly C. Parengkuan mengungkapkan harapannya agar pertemuan tersebut mampu mencapai kemajuan yang konkret.
Tujuannya adalah untuk menghindari penundaan atas berbagai hal yang menjadi fokus dalam persiapan ADMM ke-17 dan ADMM-Plus ke-10 yang akan datang.
Menurut Dirjen Strahan Kemhan, tujuan utama pertemuan ini adalah untuk memastikan semua persiapan terkait ADMM dan ADMM-Plus dapat berjalan dengan lancar.
Hal ini akan menjadi landasan penting bagi upaya-upaya koordinasi di tingkat regional dalam menghadapi tantangan keamanan dan pertahanan yang kompleks.
Dirkersinhan juga menekankan pentingnya kerja sama dan keterlibatan aktif dari semua negara anggota ASEAN dalam memastikan kesuksesan pertemuan ADMM-17 dan ADMM-Plus-10.
Dalam konteks ini, upaya bersama dibutuhkan untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan bagi semua pihak.
Pertemuan yang dipimpin oleh Dirjen Strahan Kemhan ini menjadi langkah awal yang penting dalam mengevaluasi rencana dan strategi guna memastikan kelancaran serta kesuksesan ADMM dan ADMM-Plus ke depannya.
Diharapkan, kesepakatan yang dihasilkan dari pertemuan ini akan mendukung upaya pemeliharaan perdamaian dan keamanan di kawasan ASEAN.
















