Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Kesehatan

Kearifan Lokal Jadi Ruh Pelayanan, Dinkes Parigi Moutong Dorong Layanan Kesehatan Humanis

×

Kearifan Lokal Jadi Ruh Pelayanan, Dinkes Parigi Moutong Dorong Layanan Kesehatan Humanis

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Darlin saat ditemui oleh beberapa media di Parigi.

Bisalanews.id, Parmout – Di tengah keberagaman budaya dan kuatnya nilai-nilai tradisi yang hidup di tengah masyarakat, kearifan lokal menjadi fondasi penting dalam membangun pelayanan publik yang berkeadilan dan menyentuh hati.

Di Kabupaten Parigi Moutong, pendekatan berbasis budaya ini tidak hanya menjadi identitas sosial, tetapi juga mulai diintegrasikan dalam sektor pelayanan kesehatan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai lokal yang telah diwariskan turun-temurun.

Example 300x600

Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang tidak hanya profesional, tetapi juga humanis dan dekat dengan masyarakat.

Baca juga :  Menembus Puncak Gunung, Tagana Parigi Moutong Jinakkan Karhutla Avolua–Uevolo

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Darlin, menekankan pentingnya pendekatan pelayanan yang ramah dengan mengedepankan kearifan lokal dalam interaksi tenaga kesehatan dengan pasien.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman. Pelayanan harus ramah, bahkan jika perlu menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi,” ujar Darlin di Parigi belum lama ini.

Ia menjelaskan, seluruh fasilitas kesehatan, khususnya Puskesmas, telah memiliki standar pelayanan yang jelas, termasuk mekanisme komunikasi melalui call center untuk konsultasi dan informasi layanan.

Baca juga :  Wujud Kepedulian, Polres Parigi Moutong Antar Tahanan Sakit ke RSUD Anuntaloko

Selain itu, Dinas Kesehatan juga memastikan seluruh prosedur pelayanan, mulai dari penanganan pasien hingga kondisi darurat, telah memiliki standar operasional yang terukur.

Menurut Darlin, integrasi nilai kearifan lokal dalam pelayanan kesehatan menjadi langkah strategis untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, terutama di wilayah pedesaan yang masih memegang teguh adat dan budaya.

“Pendekatan budaya ini penting agar tidak ada jarak antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Dengan begitu, pelayanan menjadi lebih efektif dan diterima dengan baik,” jelasnya.

Baca juga :  Ketua DPRD: Program Durian Samsurizal Jadi Fondasi Ekspor Parigi Moutong

Darlin menambahkan, pihaknya terbuka terhadap masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan ke depan.

“Kami ingin pelayanan kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Dengan mengedepankan sentuhan budaya dan nilai kemanusiaan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pelayanan kesehatan tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi ruang pengabdian yang mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Total Views: 103

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *