Example 7970x250
Politik

Ketua Fraksi Perindo DPRD Parigi Moutong Soroti Efektivitas Dokter Berbasis MOU di Daerah

×

Ketua Fraksi Perindo DPRD Parigi Moutong Soroti Efektivitas Dokter Berbasis MOU di Daerah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong sekaligus Ketua Fraksi Perindo, Arnol bersama sejumlah anleg lainnya saat menyoroti kinerja dokter. Selasa (03/03/2026). – Foto : MR.Pakaya

Bisalanews.id, Parmout – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong sekaligus Ketua Fraksi Perindo, Arnol, menyoroti kinerja dokter yang bekerja di bawah sistem MOU (Memorandum of Understanding) di wilayah setempat. Hal ini disampaikannya saat rapat paripurna DPRD, Selasa (03/03/2026).

Menurut Arnol, meski telah dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi IV, beberapa dokter dinilai tidak efektif dalam melaksanakan tugasnya di lapangan.

Baca juga :  Serah Terima Tangki Septik dan TPS3R Baliara Molor, Warga Keluhkan “Jam Karet” Pemda

“Kita sudah kontrak MOU sekitar Rp26.000.000–Rp27.000.000, tapi kemudian tidak masuk-masuk. Ini tentu perlu koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan untuk pertimbangan pemberhentian,” jelasnya.

Arnol menegaskan bahwa tujuan utama dari evaluasi ini adalah pelayanan terhadap masyarakat Parigi Moutong.

Ia menambahkan, dokter yang masih berstatus pegawai negeri tapi lebih banyak bekerja di rumah sakit swasta juga perlu ditinjau kembali.

Baca juga :  Basuki ‘Kuliti’ Pemda Parigi Moutong di Paripurna, Soroti Lampu Merah Mati hingga 10 Tenaga Ahli di Tengah Fiskal Daerah Sesak Nafas

“Kalau lebih banyak pilih kerja di swasta sementara digaji dan diberi tunjangan besar oleh daerah, tentu regulasi mengatur adanya sanksi,” tegasnya.

Ia menekankan, laporan ini dibawa ke forum paripurna agar seluruh anggota DPRD mengetahui hasil RDP yang telah dilakukan di Komisi IV, sekaligus menjadi bahan pertimbangan pimpinan daerah dalam pengambilan keputusan ke depan.

Baca juga :  Peringati HAB ke -78, Kemenag Tekankan Netralitas ASN Jelang Pemilu 2024

Arnol berharap langkah ini dapat meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan dan memastikan anggaran daerah dimanfaatkan secara tepat.

Total Views: 9137

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *