
Bisalanews.id,Parmout – Indonesian Pickleball Federation (IPF) Kabupaten Parigi Moutong memastikan keikutsertaan 12 atlet andalan dalam ajang Pickleball Championship Unsulbar 2026 yang akan digelar di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Kejuaraan regional tersebut dipandang sebagai momentum strategis bagi Parigi Moutong untuk menguji kualitas pembinaan atlet sekaligus memburu capaian prestasi di level Sulawesi.
Wakil Ketua Umum IPF Parigi Moutong yang juga turun sebagai atlet, Muhamad Rifki, menyebutkan bahwa seluruh atlet yang diberangkatkan telah melewati rangkaian persiapan matang, mencakup penguatan teknik bermain, kebugaran fisik, hingga kesiapan mental bertanding.
“Kami tidak berangkat hanya untuk meramaikan kejuaraan. Target kami jelas, tampil kompetitif dan berupaya membawa pulang prestasi,” ujar Rifki, Jumat (23/1/2026).
Dalam kejuaraan tersebut, IPF Parigi Moutong akan ambil bagian di sejumlah nomor pertandingan. Pada kategori usia 15+, Parigi Moutong menurunkan pasangan Beta–Fatur serta Arki–Nurhasan.
Sementara di kategori usia 30+, pasangan yang akan bertanding yakni Rifki–Nurhasan dan Arki–Andi.
Tak hanya itu, kontingen Parigi Moutong juga mengisi nomor ganda putri melalui pasangan Iin–Yuni, Fita Pakaya –Cindy, serta Wulan–Ola.
Adapun di nomor ganda campuran, Parigi Moutong diwakili oleh Rifki–Iin, Fatur–Wulan, dan Andi–Ola.
Rifki menambahkan, seluruh atlet dijadwalkan bertolak ke Majene pada 27 Januari 2026 guna memastikan waktu adaptasi yang cukup terhadap kondisi lapangan maupun atmosfer pertandingan.
“Penyesuaian dengan lapangan menjadi faktor penting agar atlet bisa tampil optimal sejak laga pertama,” jelasnya.
Pickleball Championship Unsulbar 2026 akan berlangsung mulai 24 Januari hingga 1 Februari 2026, dengan lokasi pertandingan di Lapangan Pelti Majene dan Lapangan Manimajene, Kabupaten Majene.
Ajang ini akan diikuti atlet dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi, serta menyediakan total hadiah dengan nilai jutaan rupiah.
Keikutsertaan 12 atlet IPF Parigi Moutong diharapkan mampu membawa nama daerah sekaligus memperkuat upaya pembinaan dan pengembangan olahraga pickleball yang kian berkembang di Parigi Moutong.
“Kami berharap doa dan dukungan masyarakat agar atlet bisa bertanding maksimal,” pungkas Rifki.
















