Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Berita

Ketua KONI: Kita Butuh Atlet Catur yang Dibentuk, Bukan Diimpor

×

Ketua KONI: Kita Butuh Atlet Catur yang Dibentuk, Bukan Diimpor

Sebarkan artikel ini
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Faisan Badja. (Foto: Az)

Bisalanews.id, Parmout – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Faisan Badja, menegaskan pentingnya pembinaan atlet muda pada Cabang Olahraga (Cabor) Catur sebagai landasan prestasi daerah di masa depan.

Pesan tersebut ia sampaikan saat membuka resmi pertandingan Catur pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) VI 2025 yang digelar di Sekretariat KONI Parigi Moutong, Minggu (23/11/2025).

Example 300x600

Dalam sambutannya, Faisan menyampaikan apresiasi kepada pengurus Cabor Catur dan seluruh peserta yang tetap berkomitmen melaksanakan Porkab meski dengan fasilitas yang terbatas.

Baca juga :  Kejuaraan tarkam Kemenpora RI di parimo tahun 2023

“Dengan situasi dan kondisi yang ada, Alhamdulillah Cabor Catur tetap bisa terlaksana. Saya berterima kasih atas partisipasi dan pengertian seluruh pengurus dan atlet,” ujarnya.

Ia menuturkan, pembinaan usia dini menjadi prioritas utama KONI Parigi Moutong.

Regenerasi atlet adalah kunci agar daerah tidak kehilangan talenta saat tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun event yang lebih tinggi.

“Saya berharap pengurus Cabor Catur benar-benar fokus pada pembinaan sejak usia dini. Lima tahun ke depan kita harus bisa melahirkan atlet-atlet catur yang kuat dan siap membawa nama daerah,” tegasnya.

Baca juga :  Pemkab Parigi Moutong Canangkan Gerakan Tanam Cabe,Guna tekan inflasi

Faisan juga mengingatkan pentingnya komunikasi antara pengurus Cabor dan KONI, terutama terkait mutasi atlet dan administrasi rekomendasi yang selama ini menjadi isu teknis dalam keolahragaan daerah.

Ia menjelaskan, sejumlah permintaan mutasi atlet dari beberapa kabupaten belum disetujui karena harus melalui prosedur dan mekanisme yang transparan.

“Semua keputusan harus mengikuti aturan dan mendapatkan rekomendasi resmi. Kita ingin menjaga nama daerah, bukan sekadar mencari atlet instan,” ungkapnya.

Baca juga :  Tanggapi Pokir DPRD, Bupati Parimo Tekankan Pentingnya Aspirasi Masyarakat

Selain itu, ia mendorong pengurus setiap Cabor agar menjaga kebersamaan dan terus melaksanakan latihan rutin sebagai bagian dari pembentukan atlet yang kompetitif.

“Kita ingin atlet kita membawa nama daerah dengan prestasi, bukan sekadar ikut. Karena itu latihan harus tetap berjalan,” katanya.

Pembukaan Cabor Catur Porkab VI 2025 menjadi momentum bagi KONI Parigi Moutong untuk memperkuat arah pembinaan berkelanjutan, khususnya bagi atlet junior yang akan menjadi tulang punggung prestasi daerah di masa mendatang.

Total Views: 1966

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *