
Bisalanews.id, Parmout – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui kegiatan Sosialisasi Penataan Perangkat Daerah yang digelar di ruang rapat lantai 2 Kantor Bupati Parimo, Kamis (20/10).
Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran Achmad, S.STP., M.A.P., yang hadir mewakili Bupati Parimo.
Dalam sambutannya, Zulfinasran memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam memastikan perangkat daerah bekerja lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap dinamika pembangunan daerah.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antarperangkat daerah. Pemerintah Kabupaten Parimo berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja birokrasi,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menekankan pentingnya peran kelembagaan daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
Melalui forum ini, peserta diharapkan memahami dasar hukum, mekanisme, serta arah kebijakan penataan perangkat daerah secara lebih komprehensif.
Zulfinasran menambahkan bahwa tantangan pemerintahan modern menuntut ASN untuk mampu bertransformasi, terutama dalam menghadapi era digital dan perubahan budaya kerja yang kian cepat. Karena itu, selain penyempurnaan kelembagaan, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya manajemen talenta ASN.
Dalam sistem tersebut, kinerja dan potensi ASN dinilai melalui berbagai indikator, seperti rekam jejak pekerjaan, riwayat pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan kontribusi dalam kerja lintas sektor.
Penilaian ini juga menjadi dasar bagi pemerintah pusat dalam melakukan rotasi antar daerah apabila dibutuhkan untuk pemerataan kualitas birokrasi nasional.
“Melalui mekanisme ini, setiap ASN akan dievaluasi secara objektif. Pemerintah pusat pun dapat melakukan rotasi antar daerah untuk memastikan kualitas birokrasi merata,” jelasnya.
Ia juga mendorong ASN untuk lebih proaktif meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi, termasuk kelas daring yang kini semakin mudah diakses.
Menurutnya, peningkatan kapasitas ASN tidak boleh terhambat keterbatasan anggaran, terlebih banyak lembaga diklat yang menyediakan pelatihan bersertifikat secara online.
Menutup sambutannya, Zulfinasran berharap kegiatan sosialisasi ini menjadi pijakan penting bagi terwujudnya birokrasi Parigi Moutong yang lebih adaptif, modern, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
















