Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Desa Ronta Wakili Morut dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng 2025

×

Desa Ronta Wakili Morut dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng 2025

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Gubernur Sulteng Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Farid Rifai Yotolembah, S.Sos, M.Si, dan Bupati Morowali Utara, Dr. Delis Julkarson Hehi, MARS disambut tarian adat Desa Ronta, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara (Morut) Rabu (11/6/2025).

Bisalanews.id,Morut – Desa Ronta, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara (Morut) menyambut hangat kedatangan Tim Penilai Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (11/6/2025).

Rombongan tim penilai yang dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Sulteng Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Farid Rifai Yotolembah, S.Sos, M.Si, disambut secara meriah dengan pengalungan bunga dan persembahan lagu dari ibu-ibu PKK Desa Ronta.

Example 300x600

Acara penyambutan dihadiri langsung oleh Bupati Morowali Utara, Dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, para pimpinan OPD lingkup Pemda Morut, Camat Lembo Raya, para kepala desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Lembo Raya, serta para ibu-ibu PKK sebagai simbol partisipasi masyarakat dalam mendukung pencapaian desa.

Desa Ronta sendiri dipilih mewakili Morut karena berhasil meraih peringkat pertama dalam lomba desa tingkat kabupaten, sehingga secara otomatis maju ke tingkat provinsi mewakili Morowali Utara.

Baca juga :  Erwin Burase Bantu Pembangunan Awal Masjid Apung Al Mulk dan Jembatan di Bantaya

Dalam sambutannya, Bupati Delis menyampaikan sejumlah terobosan pembangunan desa yang telah digagas sejak awal kepemimpinannya pada tahun 2021. Salah satunya adalah program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp 300 juta per desa yang dialokasikan secara spesifik:

  • Rp 100 juta untuk kelompok usaha perempuan,
  • Rp 100 juta untuk kelompok pemuda/karang taruna,
  • Rp 100 juta untuk kelompok tani dan nelayan.

“Program BKK dimaksudkan untuk mendorong tumbuhnya wirausaha baru di desa serta penguatan UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal,” jelas Bupati Delis.

Hasilnya, program ini telah membawa dampak nyata di masyarakat. Banyak desa kini tidak lagi bergantung pada pihak luar untuk kebutuhan seperti tenda atau sound system karena sudah dimiliki sendiri oleh kelompok usaha desa.

Tahun ini, Delis juga mengumumkan akan segera meluncurkan program strategis baru bertajuk Gerbangdesa (Gerakan Membangun Desa). Dalam program ini, setiap desa dan kelurahan akan menerima stimulus dana sebesar Rp 1 miliar, dengan total alokasi mencapai Rp 125 miliar untuk 122 desa dan 3 kelurahan di Morut.

Baca juga :  Permasalahan Sosial dan Ekonomi Masih Jadi Tantangan, Arpan Sahar Serap Aspirasi Warga Ogobagis

Dana Gerbangdesa akan dialokasikan dengan proporsi:

  • 70 persen untuk infrastruktur desa,
  • 20 persen untuk usaha ekonomi desa,
  • 5 persen untuk peningkatan kapasitas aparatur desa,
  • 5 persen untuk perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami sadar betul, kalau desa terbangun maka kecamatan juga akan terbangun. Kalau kecamatan terbangun, maka provinsi pun otomatis terbangun. Itulah jalannya menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Bupati Delis disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan dan Perkembangan Desa Dinas PMD Provinsi Sulteng, Emy, S.Sos, MM, selaku Ketua Tim Penilai, memastikan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif dan transparan.

Baca juga :  Bappelitbangda Parimo Dorong Realisasi Pembangunan Kembali Jembatan Jalan Lingkar yang Rusak Akibat Gempa 2018

“Penilaian ini sudah berbasis aplikasi. Kami hanya melakukan verifikasi dan pengecekan lapangan untuk memastikan data yang terinput sesuai dengan kondisi di lapangan,” ungkap Emy.

Adapun indikator penilaian mencakup aspek pendidikan, kesehatan masyarakat, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pelestarian lingkungan, administrasi desa, kesejahteraan keluarga melalui program PKK, serta inovasi desa.

Kepala Desa Ronta, Berkat Utama Lemangga, S.Pd, turut menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya untuk mewakili Morut di tingkat provinsi. Ia memaparkan sejumlah potensi, capaian, dan inovasi yang telah dicapai oleh Desa Ronta berkat sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Capaian ini bukan hanya kerja pemerintah desa, tapi hasil dari kekompakan dan gotong royong seluruh warga Desa Ronta,” pungkas Berkat.

Total Views: 1229

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *