Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pendidikan

Sekdaprov Gorontalo: Peningkatan Kualitas SDM Kunci Percepatan Pembangunan Daerah

×

Sekdaprov Gorontalo: Peningkatan Kualitas SDM Kunci Percepatan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
Menteri Pendidikan Menengah RI, Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. dan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim saat menghadiri Senat Terbuka Milad ke-17 sekaligus Wisuda Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Rabu (11/6/2025).

Bisalanews.id,Gorontalo – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Senat Terbuka Milad ke-17 sekaligus Wisuda Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Rabu (11/6/2025), yang turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Menengah RI, Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Dalam sambutannya, Sofian menyebut momentum wisuda dan milad UMGO ini sebagai ajang strategis untuk meneguhkan arah pembangunan Gorontalo yang berfokus pada penguatan SDM. Ia menilai bahwa perguruan tinggi memiliki peran vital dalam mencetak generasi unggul, adaptif terhadap perubahan, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah.

Example 300x600

“Peningkatan kualitas SDM adalah fondasi utama pembangunan jangka panjang. Jika kualitas pendidikan kita merata dan aksesnya terbuka, maka kemajuan ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo akan bergerak lebih cepat dan berkelanjutan,” tegas Sofian.

Baca juga :  15 Tempat Pelelangan Ikan di Parigi Moutong Tidak Berfungsi: Arif Alkatiri Berkomentar

Dalam kesempatan itu, Sofian juga menyampaikan evaluasi terhadap kondisi pendidikan di Gorontalo berdasarkan Rapor Pendidikan. Provinsi Gorontalo saat ini berada dalam kategori “tuntas muda” dengan capaian Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebesar 62,77 persen.

Sementara angka melek huruf mencapai 98,48 persen, rata-rata lama sekolah masih berada di angka 8,84 tahun, setara dengan jenjang pendidikan SMP. Selain itu, 23,38 persen penduduk usia 15 tahun ke atas tercatat belum memiliki ijazah, dan tingkat pengangguran terbuka dari lulusan pendidikan dasar dan menengah berada pada angka 3,12 persen.

Baca juga :  391 Peserta O2SN dan FLS2N dari 23 Kecamatan Padati Lapangan Permata Masigi

Menanggapi hal ini, Pemprov Gorontalo terus menggulirkan berbagai program prioritas pendidikan, di antaranya:

  • Beasiswa untuk siswa berprestasi di 77 kecamatan,
  • Bantuan pendidikan untuk jenjang D3, S1, S2 hingga S3,
  • Beasiswa khusus bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik,
  • Penguatan infrastruktur pendidikan, serta
  • Peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Baca juga :  Pj Bupati Parimo Buka Pameran Promosi Perpustakaan dan Kearsipan

Usai prosesi wisuda, Sekdaprov Sofian Ibrahim juga turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid At-Tanwir di lingkungan kampus UMGO, sebagai bagian dari integrasi antara pembangunan spiritual dan pendidikan akademik.

Menutup sambutannya, Sofian menyampaikan harapan kepada Menteri Pendidikan Menengah RI untuk mendukung peningkatan akses dan mutu pendidikan di Gorontalo melalui kebijakan afirmatif dan alokasi anggaran yang berkeadilan.

“Sinergi antara pusat dan daerah sangat penting. Dengan kerja sama yang kuat, tantangan-tantangan pendidikan seperti rendahnya rata-rata lama sekolah dan keterbatasan ijazah dapat kita atasi secara merata dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Total Views: 995

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *