Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Infrastruktur

Pemda dan DPRD Parigi Moutong Hanya Umbar Janji, Warga Loji Tambal Jalan Berlubang Secara Swadaya

×

Pemda dan DPRD Parigi Moutong Hanya Umbar Janji, Warga Loji Tambal Jalan Berlubang Secara Swadaya

Sebarkan artikel ini
Jalan Ki Hajar Dewantori Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong yang di tambal warga. Senin (06/07/2026) – Foto : MRP

Parigi Moutong, Bisalanews.id – Kekecewaan warga terhadap kondisi infrastruktur di Kabupaten Parigi Moutong kembali mencuat.

Kali ini, warga Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, meluapkan protes dengan cara menambal sendiri jalan berlubang di ruas Jalan Ki Hajar Dewantoro yang selama ini dinilai dibiarkan tanpa penanganan oleh pemerintah daerah.

Example 300x600

Aksi tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat pada Minggu (05/07/2026).

Warga bergotong royong menutup lubang jalan sepanjang kurang lebih 10 meter menggunakan dana hasil patungan. Langkah itu diambil karena jalan tersebut dinilai membahayakan pengendara dan telah lama mengalami kerusakan tanpa adanya perbaikan.

Baca juga :  Mahasiswa Hukum Tata Negara UIN Datokarama Palu Minta APH Turun Tangan, Desak Ketua DPRD Parigi Moutong Batalkan Pengadaan PIN Rp1,1 Miliar

Salah seorang warga, Anto, mengaku geram terhadap sikap pemerintah daerah maupun para anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong yang dinilai tidak menunjukkan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

“Janji-janji politik Bupati dan anggota DPRD Dapil 1 ini hanya sampai di Pilkada dan Pileg, sisanya omong kosong,” tegas Anto kepada wartawan, Senin (06/07/2026).

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak bukan persoalan baru. Namun hingga kini belum terlihat adanya langkah nyata dari pemerintah untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Padahal, ruas Jalan Ki Hajar Dewantoro merupakan salah satu akses yang setiap hari dilalui masyarakat.

Baca juga :  Abdin Desak Pemda Kembalikan Fungsi Lapangan Toraranga, Soroti Hilangnya Ruang Kesenian Rakyat

Anto mengatakan, warga sebenarnya berharap pemerintah segera turun tangan. Namun karena tidak kunjung ada tindakan, masyarakat akhirnya memilih bergotong royong memperbaiki jalan dengan kemampuan sendiri agar tidak terus memakan korban.

Ia juga menilai wajah ibu kota Kabupaten Parigi Moutong semakin semrawut. Kondisi infrastruktur, khususnya jalan dalam kota, disebut jauh dari harapan masyarakat dan bahkan dinilai lebih buruk dibandingkan masa kepemimpinan kepala daerah sebelumnya.

“Kami tidak menuntut yang muluk-muluk. Jalan yang menjadi kewajiban pemerintah saja tidak mampu dipelihara. Kalau seperti ini terus, masyarakat akan semakin kehilangan kepercayaan,” ujarnya.

Baca juga :  Dua Proyek Puskesmas di Parigi Moutong Senilai Rp18 Miliar Gagal Rampung Tepat Waktu

Aksi swadaya warga tersebut menjadi bentuk kritik terbuka terhadap pemerintah daerah dan para wakil rakyat yang selama ini memperoleh mandat melalui suara masyarakat. Warga berharap para pejabat tidak hanya hadir saat masa kampanye, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan dan pembangunan.

Masyarakat juga mendesak Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong segera melakukan perbaikan permanen terhadap ruas Jalan Ki Hajar Dewantoro serta melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan-jalan lain yang mengalami kerusakan agar tidak membahayakan pengguna jalan.

.

Total Views: 111

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *