Example 7970x250
Keamanan

Didukung 2.027 Satlinmas dan 10 Ormas, Ariesto Pasang Badan Perangi Miras dan Narkoba

×

Didukung 2.027 Satlinmas dan 10 Ormas, Ariesto Pasang Badan Perangi Miras dan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Linmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Parigi Moutong, Ariesto. Foto : Ist

Parigi Moutong, Bisalanews.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di seluruh desa dan kelurahan. Program ini menjadi langkah strategis untuk menekan peredaran minuman keras (miras), penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, hingga tindak kriminalitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat.

Penguatan Siskamling diprakarsai oleh Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong. Program tersebut didukung oleh 2.027 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan sebagai garda terdepan pengamanan lingkungan.

Kepala Bidang Linmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Parigi Moutong, Ariesto, mengatakan pengaktifan kembali ronda malam merupakan langkah preventif yang harus dilakukan sebelum berbagai persoalan sosial berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Baca juga :  Polsubsektor Mepanga Intensifkan Patroli Blue Light, Wujudkan Rasa Aman Bagi Warga

“Kami siap pasang badan, Siskamling ini untuk mengaktifkan kembali ronda malam guna mencegah maraknya peredaran miras, narkoba, dan berkeliarannya anak usia sekolah pada malam hari. Kami ingin budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan kembali hidup,” ujar Ariesto. Sabtu (25/07/2026)

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada aparat pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pihaknya segera menindaklanjuti pengembangan Siskamling dengan meminta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten dan DPRD Parigi Moutong agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

Selain dukungan anggaran dan kebijakan, Ariesto juga mendorong sinergi lintas sektor dengan melibatkan aparat TNI dan Polri sebagai mitra strategis dalam pembinaan keamanan lingkungan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mempercepat respons terhadap setiap potensi gangguan keamanan.

Tidak hanya melibatkan aparat keamanan, penguatan Siskamling juga akan menggandeng 10 organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, yakni Forum Bela Negara, Gerakan Pramuka, Karang Taruna, LAMAHU (Ormas Pemuda Gorontalo Rantau), Front Pemuda Kaili, RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia), ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Komponen Cadangan (Komcad), Pengkab Taekwondo Parigi Moutong serta unsur organisasi masyarakat lainnya yang memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

Baca juga :  Arus Nataru Siap Dimulai, Dishub Parimo Siapkan Rest Area dan Antisipasi One Way di Toboli

Ariesto menjelaskan, keterlibatan organisasi-organisasi tersebut bukan hanya untuk membantu pelaksanaan ronda malam, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Menurutnya, keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Siskamling juga diproyeksikan menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan bencana di tingkat desa dan kelurahan. Personel Satlinmas bersama organisasi mitra diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam memberikan informasi awal apabila terjadi bencana maupun keadaan darurat lainnya.

Baca juga :  Polres Parigi Moutong Gelar Pelantikan Kabag Ren dan Sertijab Kasi Humas

Di wilayah perkotaan, Bidang Linmas Satpol PP dan Damkar juga terus melaksanakan patroli rutin untuk mengamankan aset-aset milik pemerintah daerah, termasuk Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) dan Gedung Layanan Perpustakaan yang saat ini belum difungsikan sepenuhnya. Patroli dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong agar fasilitas publik tersebut tetap terjaga dari potensi gangguan keamanan.

Ariesto berharap penguatan kembali Siskamling dapat menghidupkan budaya ronda malam yang selama ini mulai berkurang. Dengan dukungan 2.027 personel Satlinmas, sinergi TNI-Polri, serta keterlibatan berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong optimistis dapat menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus membangun sistem keamanan lingkungan yang lebih tangguh, partisipatif, dan berkelanjutan.

Total Views: 563

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *