Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pilkada

KPU Terima Dokumen Perbaikan Cakada Parigi Moutong 2024

×

KPU Terima Dokumen Perbaikan Cakada Parigi Moutong 2024

Sebarkan artikel ini
Lima Komisioner KPU Parigi Moutong saat menerima Berkas Dokumen Cakada Parigi Moutong.(08/09/2024).Foto Ipal.

Bisalanews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) menerima penyerahan perbaikan dokumen persyaratan administrasi lima bakal pasangan calon kepala daerah Bupati dan Wakik Bupati Pariigi Moutong tahun 2024.

Penyerahan ini oleh masing-masing tim penghubung Bapaslon berlangsung di aula Kantor KPU setempat. Ahad (08/09/2024) malam.

Example 300x600

Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati yang menyerahkan dokumen perbaikan, yakni Nizar Rahmatu – Ardi Kadir, (BERSINAR), Badrun Nggai – Muslih (BAGUS),Kemudian, Nur Rahmatu – Arman Maulana (MEMBARA), Erwin Burase – Abdul Sahid (BERSIH), dan yang terakhir menyerahkan adalah Bapaslon Amrulah – Ibrahim Hafid (KAMI) sekira pukul : 22.00 Wita.

Baca juga :  Anwar Hafid Bantah Perintahkan Moh. Nur Dg Rahmatu Mundur dari Pilkada Parigi Moutong

“Waktu perbaikan administrasi Bapaslon ini mulai tanggal 6 hingga 8 September 2024,” kata Divisi Teknis KPU Parigi Moutong, Iskandar di Parigi, Ahad (08/01/2024).

Untuk tahapan selanjutnya kata dia, KPU akan melakukan penelitian, dan perbaikan persyaratan administrasi Bapaslon mulai dari tanggal 6 hingga 14 September 2024.

Baca juga :  DisKopUKM Parigi Moutong Gelar Rakor Pengelolaan Pasar Tematik di Desa Pangi

Kemudian, pemberitahuan dan pengumuman hasil penelitian persyaratan calon Bupati dan Wakil Bupati dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 14 September 2024.

“Pada tanggal 22 September penetapan Bapaslon, dan 23 September 2024 pengundian nomor urut bagi masing – masing pasangan calon,” jelasnya.

Baca juga :  Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Palasa, Tagana dan BPBD Perbaiki Akses Air Bersih

Ia menambahkan, pada saat pendaftaran ada beberapa dokumen Bapaslon yang mereka teliti dan dinilai belum lengkap, antara lain tanda terima LHKPN yang belum di apload di sistem.

“Seperti ijazah yang belum dilegalisir, dan lainya, dan itu sudah mereka perbaiki semua hari ini,” ujarnya.

Total Views: 771

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *