banner 728x250

Ombudsman RI bangun sinergi pengawasan bersama UIN Palu dan Mahasiswa di Kota Palu.

Bisalanews.di-Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Mokhamad Najih, SH, M.Hum, P.hd, menandatangi nota kerjasama dengan Univ. Islam Indonesia Dato’ Karama Palu pada 3 Des 2023, di Palu.

Kegiatan penandatangan kerjasama itu menjadi bagi dari kegiatan Ombudsman RI pada diskusi publik Ombudsman RI bersama mahasiswa, tokoh masyarakat dan insan sahabat ombudsman di wilayah Sulteng.

Kegiatan diskusi publik bertema “peningkatan akses pengaduan pelayanan publik” diselenggarakan ombudsman secara nasional untuk mendeteksi kemampuan dan kesadaran masyarakat untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diadakan oleh pemerintah.

“Pelayanan publik yang baik itu menjadi hak warga negara sebagaimana diatur dalam UUD 45. Jadi kita mengawasi hak kita,” jelas M. Najih pada diskusi yang dihadiri mahasiswa UIN Datokarama Palu, mahasiswa Univ. Alkhairaat, ormas IPPNU, IPNU, PMII dan Angkatan Muda Nusantara.

Baca juga :  Diskusi Terbuka: Mahasiswa dan Akademisi Unismuh Parigi Tantang Lima Bakal Pasangan Cakada Parigi Moutong

Hadir mewakili Rektor UIN dalam penandatangan MoU, Dr. Faisal At-Tamimi, M. Fil bersama Dr. Sahran Raden, SH, MH. Bertindak sebagai tuan rumah diskusi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulteng, M. Iqbal Andi Magga, SH, MH, pada sambutan pembukaan diskusi publik mengharapkan agar para mahasiswa dan pemuda yang hadir dapat secara intens mengikuti diskusi agar dapat terlibat sebagai pengawas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh negara untuk memenuhi hak warga atas pelayanan yang baik.

Baca juga :  Mawardin Tutup O2SN dan FLS2N Tingkat Kabupaten

“Saya berharap diskusi ini menjadi titik awal kita bekerja sama untuk melakukan pengawasan Pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah secara lebih baik dan tepat sasaran bagi masyarakat,” jelas Iqbal.

Diskusi publik tersebut berlangsung alot. Dr. Sahran Raden yang juga sebagai narasumber diskusi publik menekankan pentingnya pengawasan Pelayanan publik terutama sektor pendidikan.

Sahran menjelaskan tentang dimensi pendidikan sebagai bagian pelayanan publik yang akan menentukan masa depan bangsa.

Total Views: 557

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!