Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pendidikan

TK Permata Bunda Desa Lobu Mandiri Sudah 2 Hari Tutup

×

TK Permata Bunda Desa Lobu Mandiri Sudah 2 Hari Tutup

Sebarkan artikel ini

Bisalanews.id– Kekhawatiran menyeruak di Desa Lobu Mandiri, Parigi Moutong, atas penutupan kegiatan belajar dan bermain di Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Permata Bunda selama dua hari terakhir.

Dalam sebuah narasi yang disampaikan hari ini, tokoh pemuda terkemuka di desa ini, Deni Rahman, mengekspresikan keprihatinannya akan keadaan ini.

Example 300x600

Deni Rahman, yang merupakan salah satu pemuda terkemuka di Desa Lobu Mandiri, menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi Sekolah TK Permata Bunda yang tiba-tiba terhenti kegiatan belajar dan bermainnya.

Baca juga :  Sekdaprov Gorontalo: Peningkatan Kualitas SDM Kunci Percepatan Pembangunan Daerah

Belum ada kejelasan mengenai alasan di balik penutupan ini, yang menimbulkan keprihatinan masyarakat.

Dalam upayanya menanggapi masalah ini, Deni Rahman menganjurkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, serta pihak Pemerintah Desa Lobu Mandiri, untuk segera mengadakan pertemuan guna membahas situasi dan kondisi yang terjadi di Taman Kanak-kanak Permata Bunda.

Baca juga :  Amankan Data Siswa, Parigi Moutong Beralih ke Ijazah dan Rapor Digital

Hal ini diharapkan dapat mengungkapkan permasalahan yang sedang dihadapi oleh sekolah tersebut.

Deni menegaskan pentingnya keterlibatan aktif dari pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menanggapi kegelisahan masyarakat Desa Lobu Mandiri terkait penutupan tiba-tiba Sekolah TK Permata Bunda ini.

Keterlibatan serta respon yang cepat diharapkan dapat memberikan solusi yang tepat guna mengatasi permasalahan tersebut.

Baca juga :  Game rangking satu diminati siswa siswi SMA dan SMK

Penutupan mendadak kegiatan belajar dan bermain di Sekolah Taman Kanak-kanak Permata Bunda telah menimbulkan kekhawatiran dan keprihatinan di kalangan masyarakat Desa Lobu Mandiri.

Adanya dorongan dari tokoh masyarakat seperti Deni Rahman diharapkan dapat mendorong langkah-langkah konstruktif dari pihak terkait guna menyelesaikan masalah yang terjadi di lingkungan pendidikan ini.

Total Views: 859

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *