Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Bencana & Kemanusiaan

Nelayan Asal Siniu Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Teluk Tomini

×

Nelayan Asal Siniu Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Teluk Tomini

Sebarkan artikel ini
Korban diketahui bernama Ruslan Alimin (60), seorang laki-laki yang merupakan warga Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Senin (13/04/2026) dini hari. Foto : Pusdalops BPBD

Bisalanews.id, Parmout – Seorang nelayan asal Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan laut di perairan Teluk Tomini, Senin (13/04/2026) dini hari.

Berdasarkan laporan awal Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Parigi Moutong, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WITA dan pertama kali dilaporkan pada pukul 03.05 WITA.

Example 300x600

Korban diketahui bernama Ruslan Alimin (60), seorang laki-laki yang merupakan warga Desa Uevolo. Ia sebelumnya dilaporkan pergi melaut seorang diri pada Minggu malam (12/04/2026) sekitar pukul 20.00 WITA untuk mengangkat pukat.

Baca juga :  Karhutla Dimana - mana, Pemda Parigi Moutong Belum Tetapkan Status Tanggap Darurat

“Korban berangkat melaut seorang diri untuk mengangkat pukat, namun hingga dini hari belum kembali, sehingga masyarakat setempat melakukan pencarian,” demikian keterangan dalam laporan Pusdalops BPBD.

Upaya pencarian yang dilakukan warga akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 03.14 WITA, korban ditemukan berada di dalam perahunya di perairan dekat Desa Silanga. Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Baca juga :  Pemadaman Karhutla di Parigi Moutong Dilakukan Secara Manual

“Korban ditemukan masih berada di dalam perahunya, dengan kondisi terdapat darah di bagian hidung,” lanjut laporan tersebut.

Proses evakuasi kemudian dilakukan oleh masyarakat setempat dengan membawa korban ke darat. Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian masih belum dapat dipastikan.

Pihak BPBD Kabupaten Parigi Moutong menyebutkan bahwa tidak ada koordinat pasti lokasi kejadian yang berhasil diperoleh dalam laporan awal tersebut. Sementara itu, penanganan di lapangan sepenuhnya melibatkan masyarakat sekitar.

Baca juga :  Inspektur Basarnas Kunjungi Korem 132/Tadulako, Perkuat Sinergi Penanganan Bencana di Sulteng

“Korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah dilakukan evakuasi ke darat,” tutup laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, terutama ketika beraktivitas seorang diri pada malam hari.

Total Views: 826

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *