
Bisalanews.id,Parmout – Kebakaran hutan dan kebun milik warga di Desa Ambason Mekar, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, hingga Senin (19/01/2026) dini hari belum juga berhasil dipadamkan.
Bahkan, pada pukul 00.21 WITA, api dilaporkan telah mendekati area pemukiman warga di Kilometer 2 Desa Ambason Mekar.
Kebakaran tersebut melanda kawasan hutan dan kebun masyarakat yang berada di wilayah pegunungan.
Hingga saat ini, upaya pemadaman masih mengalami kendala serius akibat sulitnya akses menuju lokasi kejadian, khususnya bagi kendaraan roda empat.
Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh masyarakat setempat pada Minggu (18/01/2026) sekitar pukul 14.00 WITA, setelah warga melihat kepulan asap tebal dari arah gunung yang perlahan menyebar hingga ke wilayah perkampungan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik kebakaran berada di kawasan pegunungan Kilometer 2 Desa Ambason Mekar.
Kondisi medan yang terjal dan minimnya akses jalan membuat proses penanganan api belum dapat dilakukan secara maksimal.
Zainal, salah seorang warga Desa Ambason Mekar, saat dihubungi media ini pada Senin (19/01/2026), mengaku tidak mengetahui secara pasti sejak kapan api mulai merembet dan membesar.
“Kami tidak tahu pasti sejak jam berapa api mulai menyebar. Tiba-tiba api sudah besar dan meluluhlantakkan kebun warga,” ujar Zainal.
Ia menambahkan, kebakaran tersebut telah menghanguskan kebun rica dan cengkeh milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Api yang terus meluas juga menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat jaraknya kini semakin dekat dengan permukiman.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai langkah penanganan lanjutan.
Warga berharap adanya tindakan cepat untuk mencegah api masuk ke kawasan pemukiman dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
















