Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Politik

Anleg Fraksi Golkar Tagih Janji Bupati Parigi Moutong

×

Anleg Fraksi Golkar Tagih Janji Bupati Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Golkar, Imam Muslihun saat sampaikan aspirasi masyarakat kepada Wakil Bupati Parigi Moutong,Abdul Sahid.Senin,(12/01/2026). – Foto MR Pakaya.

Bisalanews.id,Parmout – Keluhan masyarakat Desa Kotaraya, Kecamatan Mepanga, terkait kondisi jalan rusak mendapat atensi serius dari Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Golkar, Imam Muslihun.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Parigi Moutong, Senin (12/01/2026), Imam membeberkan keresahan warga yang hingga kini masih menanti realisasi janji Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, pascapelantikan, bukan saat masa kampanye.

Example 300x600

“Kami minta ada kepala OPD yang menangani jalan ini. Masyarakat selalu bertanya, karena sudah dua kali pelaksanaan pembangunan. Sementara di kampung saya, nol kilometer,” ungkap Imam di hadapan forum paripurna.

Baca juga :  KPU Parigi Moutong Gelar Simulasi Pemilu 2024 dengan TPS Real

Ia mempertanyakan ketimpangan pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah lain yang justru telah terealisasi, sementara Kotaraya tidak tersentuh.

“Kenapa di wilayah Lambunu, Taopa, dan Bolano bisa terealisasi? Malah di Kotaraya tidak ada. Padahal itu sudah dijanjikan Pak Bupati,” tegasnya.

Menurut Imam, janji tersebut disampaikan langsung oleh Bupati pada tahun 2025, dengan komitmen pelaksanaan di tahun 2026. Namun, kondisi efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dinilai tidak bisa dijadikan alasan yang mudah dipahami masyarakat.

Baca juga :  KPU Parigi Moutong Kembalikan Sisa Dana Hibah Pilkada Sebesar Rp1,63 Miliar ke Kas Daerah

“Kita paham soal efisiensi anggaran dari pusat, tapi masyarakat tidak paham itu. Mereka hanya tahu janji dan realisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluhan tersebut terus disampaikan warga kepada dirinya sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV.

“Setiap waktu masyarakat bertanya kepada kami sebagai anggota DPRD. Jadi saya berharap kepada Pak Wakil Bupati yang hadir di tempat ini, agar bisa berkoordinasi dengan Pak Bupati untuk menyikapi persoalan jalan di Kotaraya yang kondisinya sudah sangat parah,” imbuhnya.

Imam menegaskan, pemerintah daerah tidak perlu lagi melakukan kunjungan lapangan ke Kotaraya karena kondisi jalan yang rusak berat sudah diketahui secara umum.

Baca juga :  Anleg DPRD Serli: Rujukan Harus Gratis, Jangan Bebani Masyarakat Parigi Moutong

“Tidak perlu lagi kunjungan ke Kotaraya, karena semua masyarakat sudah tahu jalan itu rusak parah,” katanya.

Bahkan, lanjut Imam, kondisi tersebut mendorong masyarakat melakukan penimbunan jalan secara swadaya menggunakan dana hasil urunan warga.

“Kemarin, alhamdulillah, beberapa organisasi mengumpulkan dana untuk menimbun jalan itu secara swadaya dari uang masyarakat,” keluhnya.

Salah satu organisasi yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut adalah kelompok pemancing kolam yang menginisiasi penggalangan dana. Imam menyebutkan, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar Rp25 juta.

“Dana itu digunakan untuk menutup lubang-lubang jalan, meskipun belum maksimal. Kalau belum bisa diaspal, minimal dilakukan pemerataan dulu lubang-lubang itu, Pak Wakil Bupati,” pungkasnya.

Total Views: 7132

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *