Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pendidikan

Kadisdikbud Parigi Moutong Buka Resmi Konferensi Kabupaten PGRI Masa Bakti 2025–2030

×

Kadisdikbud Parigi Moutong Buka Resmi Konferensi Kabupaten PGRI Masa Bakti 2025–2030

Sebarkan artikel ini
Sambutan Plt.Kadisdikbud Parigi Moutong, Sunarti saat membacakan sambutan Bupati Erwin Burase.(22/06/2025).Foto.PPID Disdikbud Parigi Moutong.

Bisalanews.id,Parmout- Pelaksana Tugas (Plt).Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, secara resmi membuka Konferensi Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Parigi Moutong masa bakti 2025–2030.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Tunas Harapan, Kampal, pada Sabtu, 22 Juni 2025.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Sunarti mengajak seluruh jajaran PGRI untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem pendidikan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Parigi Moutong.

Baca juga :  Fokus Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia: Prioritas Program Pendidikan di Parigi Moutong

“Saya mengajak kepada PGRI untuk sinergi dengan pemerintah daerah, dalam mewujudkan pendidikan yang merata, inklusif, dan berkualitas,” ujarnya di hadapan peserta konferensi.

Lebih lanjut, Sunarti menegaskan bahwa konferensi yang digelar PGRI tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan evaluasi terhadap perjuangan organisasi selama ini.

Baca juga :  DPRD Parigi Moutong Tanggapi Penumpukan Sampah di Ibu Kota Akibat Pemogokan Petugas Sampah

Ia berharap, momentum ini bisa dimanfaatkan untuk merumuskan strategi dan arah kebijakan organisasi ke depan.

“Konferensi ini adalah ruang evaluasi dan refleksi atas perjuangan organisasi sekaligus menyusun strategi untuk masa depan,” tambahnya.

Konferensi PGRI ini dihadiri oleh perwakilan pengurus cabang dari seluruh kecamatan di Parigi Moutong serta berbagai unsur pendidikan.

Baca juga :  GSMS Fotografi Jadi Sorotan: 24 Pelajar Pamerkan Karya Terbaik di FTT 2025

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin organisasi dalam memperkuat solidaritas dan profesionalisme guru di daerah.

Total Views: 1569

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *