
Bisalanews.id,Parmout — Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2024 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dinyatakan tuntas dan berjalan sukses.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim.
Menurut Ibrahim, DAK Fisik merupakan bentuk dukungan anggaran dari pemerintah pusat yang dialokasikan untuk mendukung program prioritas nasional melalui pemerintah daerah.
Di tahun 2024, anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan rehabilitasi ruang kelas, ruang guru, pembangunan gedung laboratorium, ruang komputer, serta fasilitas sanitasi seperti jamban di lingkungan sekolah.
“DAK Fisik 2024 digunakan untuk kegiatan rehabilitasi ruang kelas, ruang guru, pembangunan gedung laboratorium, ruang komputer, hingga fasilitas sanitasi seperti jamban,” jelas Ibrahim di Parigi, Rabu (21/05/2025).
Ibrahim menambahkan bahwa pelaksanaan DAK Fisik dilakukan secara swakelola, di mana Disdikbud Parigi Moutong merekrut fasilitator berpengalaman dari latar belakang teknik sipil dengan minimal tiga tahun pengalaman di bidang konstruksi.
“Para fasilitator ini bertanggung jawab penuh dalam mendampingi dan mengawasi pelaksanaan pembangunan di lapangan. Mereka menjadi mitra utama kepala sekolah dalam memastikan kualitas hasil pekerjaan,” ujarnya.
Program DAK Fisik tahun 2024 berlangsung sejak Agustus hingga 31 Desember 2024. Seluruh kegiatan dilaporkan rampung tepat waktu dan disertai berita acara serah terima.
“Alhamdulillah, semua pekerjaan sudah tuntas dan fasilitas yang dibangun maupun direhabilitasi kini telah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ucap Ibrahim.
Ibrahim merinci bahwa jumlah sekolah penerima DAK Fisik 2024 untuk jenjang SD mencapai lebih dari 20 sekolah, sementara untuk jenjang SMP sebanyak 15 sekolah.
Lokasi sekolah penerima tersebar di berbagai kecamatan, mulai dari Sausu hingga Moutong, dengan total anggaran mencapai Rp30 miliar.
“Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pihak sekolah. Banyak kepala sekolah penerima DAK Fisik yang menyampaikan rasa syukur karena kini lingkungan belajar menjadi lebih layak dan nyaman,” tutup Ibrahim.
















