
Bisalanews.id,Parmout – Pasar tematik yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) Republik Indonesia akhir tahun 2024 denga senilai Rp1,387 miliar di Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, mengalami kerusakan pada bagian plafon meski belum difungsikan.
Bangunan yang dikerjakan oleh CV. Segara Lintas Nusa tersebut awalnya dirancang sebagai pasar agro buah untuk mengakomodasi aktivitas para pengepul dan penjual buah lokal.
Namun, menurut rencana terbaru, pasar tersebut sementara akan difungsikan sebagai pasar tradisional umum.
Peralihan dari pasar tematik ke pasar tradisional berdasarkan rapat koordinasi yang dilakukan oleh DiskopUKM bersama beberapa unsur di Kecamatan Parigi Tengah dan Parigi Utara pada Rabu,30 April 2025.
Menanggapi temuan kerusakan tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Adi, mengatakan bahwa pihaknya telah meminta sejumlah pekerja untuk segera melakukan perbaikan.
“Saya sudah lihat kerusakan plafon itu, ujungnya yang rusak jadi tinggal diperbaiki dan di-‘bout’,” jelas Adi, Minggu (06/05/2025).
Adi menambahkan, karena masa perawatan bangunan telah berakhir dan tidak dibenankan lagi kepada perusahaan,tapi tanggung jawab teknis perbaikan kini berada di tangan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong.
Namun demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak DiskopUKM untuk segera menangani masalah tersebut.
“Saya sudah laporkan kepada Kadis terkait kerusakan plafon di pasar tematik. Itu bukan bahan tripleks, tapi dari bahan kalsibor, dan insya Allah akan segera diperbaiki,” tambahnya.
Kemudia melalui pesan singkat kepada media ini,Kepala Dinas Koperasi UKM,Sofiana membeberkan kerusakan yang dimaksud telah diperbaiki usai rapat koordinasi dan telah selesai.
“Alhamdulilah sudah diperbaiki.Kami tetap bertanggung jawab walaupun menggunakan anggaran pribadi”tutupnya.
















