Example 7970x250
Kesehatan

Marak Produk Penurun dan Penambah Berat Badan, Wabup Parigi Moutong Minta Warga Konsultasi ke Apoteker

×

Marak Produk Penurun dan Penambah Berat Badan, Wabup Parigi Moutong Minta Warga Konsultasi ke Apoteker

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid di dampingi Ketua IAI, Muhammad Basuki dan pengurus lainnya. Sabtu (26/09/2026)- Foto: MRP

Parigi Moutong,Bisalanews.id – Penggunaan obat secara tepat menjadi perhatian Wakil Bupati Parigi Moutong, Abd. Sahid.

Ia meminta masyarakat lebih berhati-hati sebelum mengonsumsi berbagai produk obat maupun kesehatan yang beredar di pasaran.

Pesan itu disampaikan Abd. Sahid saat membuka kegiatan World Pharmacists Day 2026 yang dilaksanakan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Parigi Moutong, Sabtu (26/09/2026).

Menurutnya, perkembangan informasi dan kemudahan mendapatkan produk kesehatan membuat masyarakat memiliki banyak pilihan. Namun, kemudahan tersebut perlu diikuti dengan pengetahuan yang cukup.

Baca juga :  Langkah Serius Kemensos RI dalam Menangani ODGJ di Sumba Timur: 419 Individu Terima Perawatan dan Motivasi dari Dokter Spesialis Jiwa

Abd. Sahid menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang memilih obat berdasarkan informasi dari orang lain tanpa terlebih dahulu meminta penjelasan tenaga kesehatan.

“Jangan sampai masyarakat mengambil keputusan sendiri tanpa mengetahui kandungan, aturan pakai maupun dampaknya terhadap tubuh,” kata Abd. Sahid.

Ia juga menyinggung produk yang dipasarkan dengan klaim tertentu, termasuk yang digunakan untuk membantu menurunkan maupun menaikkan berat badan.

Menurutnya, kebutuhan setiap orang berbeda sehingga penggunaan produk kesehatan tidak semestinya hanya berdasarkan pengalaman orang lain.

Baca juga :  BPMP Sulteng dan Pemkab Parigi Moutong Sepakati Komitmen Tekan Anak Tidak Sekolah

Abd. Sahid mendorong masyarakat menjadikan apoteker sebagai salah satu tempat berkonsultasi sebelum menggunakan obat.

“Kalau ada obat yang ingin dikonsumsi, sebaiknya ditanyakan terlebih dahulu kepada apoteker. Dengan begitu, penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan World Pharmacists Day memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai obat.

Edukasi semacam itu, kata dia, diperlukan agar masyarakat tidak hanya mengetahui manfaat obat, tetapi juga memahami cara penggunaan dan berbagai hal yang perlu diperhatikan.

Baca juga :  Tak Dibayarkan TPP Dua Dokter Spesialias Kandungan di RSUD Anuntaloko Mogok Tugas

Abd. Sahid berharap kampanye penggunaan obat yang aman dapat terus diperluas hingga ke masyarakat.

Ia menegaskan bahwa menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan mengobati penyakit ketika sudah muncul.

Pencegahan, pola hidup sehat dan penggunaan obat secara bertanggung jawab juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat.

Total Views: 270

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *