Example 7970x250
Lingkungan Hidup

Polres Parigi Moutong Sisir Tambang Maleali, PETI Torono Belum Tersentuh

×

Polres Parigi Moutong Sisir Tambang Maleali, PETI Torono Belum Tersentuh

Sebarkan artikel ini
Personil Polres Parigi Moutong membakar sisa kayu bahan camp PETI di Desa Maleali, Kecamatan Sausu, Selasa (19/05/2026).

Bisalanews.id, Parmout – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Parigi Moutong melakukan penyisiran terkait dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Maleali, Kecamatan Sausu, Selasa (19/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, polisi menyatakan tidak menemukan aktivitas tambang ilegal yang sedang beroperasi.

Petugas bersama personel Polsek Sausu dan pemerintah desa hanya menemukan sisa bekas galian serta pondok atau camp yang telah ditinggalkan.

Aparat kemudian melakukan pemusnahan terhadap sisa camp guna mencegah adanya aktivitas tambang ilegal kembali.

Baca juga :  Pemprov Sulteng Tinjau Langsung Lokasi Tambang Rakyat di Kayuboko, Dorong Penambangan Legal dan Berkelanjutan

Kasat Reskrim Polres Parigi Moutong, IPTU Anugerah Sejahtera Tarigan, S.TrK., M.H., menegaskan pihaknya berkomitmen melakukan penindakan terhadap aktivitas PETI sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Namun di tengah langkah penyisiran tersebut, muncul pertanyaan dari masyarakat terkait belum dilakukannya pengecekan pada lokasi PETI di wilayah Mentawa, Sausu Torono, yang selama ini santer disebut-sebut masih beraktivitas.

Lokasi tersebut bahkan kerap dikaitkan dengan dugaan keterlibatan oknum aparat bernama Edi Jaya sebagaimana informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Baca juga :  Nasir Mangaseng : Polres Parigi Moutong Lakukan Pendekatan Berjenjang Dalam Upaya Pencegahan Peredaran Narkotika di Kelurahan Bantaya

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai apakah lokasi tersebut sudah masuk dalam agenda penindakan maupun penyelidikan.

Publik menilai penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal seharusnya dilakukan secara menyeluruh dan tidak terkesan tebang pilih.

Jika aparat serius memberantas PETI, maka seluruh titik yang diduga menjadi lokasi tambang ilegal, termasuk yang ramai diperbincangkan masyarakat, perlu dilakukan pemeriksaan secara terbuka dan transparan.

Baca juga :  Longki Djanggola Duga Ada Oknum APH Bekingi WNA Cukong PETI di Parigi Moutong

Masyarakat juga berharap aparat penegak hukum tidak hanya melakukan penyisiran di lokasi yang sudah kosong atau ditinggalkan, tetapi turut menindak lokasi yang diduga masih aktif beroperasi agar komitmen pemberantasan PETI benar-benar terlihat nyata di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Parigi Moutong terkait dugaan aktivitas PETI di wilayah Mentawa Sausu Torono maupun isu keterlibatan oknum aparat yang namanya disebut-sebut masyarakat.

Total Views: 4522

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *