Example 7970x250
Pemuda & Prestasi

Persiapan 40 Orang Calon Paskibraka Parigi Moutong Angkatan 24 Masuk Karantina

×

Persiapan 40 Orang Calon Paskibraka Parigi Moutong Angkatan 24 Masuk Karantina

Sebarkan artikel ini
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Parigi Moutong, Ibrahim saat ditemui dihalaman Kantor Bupati Parigi Moutong. Minggu (02/08/2026)- Foto: MRP

Parigi Moutong, Bisalanews.id – Persiapan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Parigi Moutong angkatan 24 terus dimatangkan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Memasuki hari ke-32 pemusatan latihan, progres pembinaan terhadap 40 calon Paskibraka telah mencapai sekitar 70 hingga 75 persen.

Mulai Senin (03/08/2026), seluruh calon Paskibraka dijadwalkan memasuki asrama untuk menjalani masa karantina sebagai bagian dari tahapan pemantapan sebelum bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih, 17 Agustus mendatang.

Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan seluruh tim pelatih terus mengintensifkan latihan mengingat waktu menuju pelaksanaan upacara tinggal sekitar dua pekan.

Baca juga :  Faisan Badja Dorong Penguatan Pembinaan Atlet Muda di Hari Keempat Porkab VI

“Penilaian pelatih saat ini berada di kisaran 70 sampai 75 persen. Kami masih memantapkan formasi Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45, termasuk tata cara pengibaran serta penurunan bendera di tiang utama,” kata Ibrahim saat ditemui di lokasi latihan, Minggu (02/08/2026) sore.

Menurutnya, materi latihan tidak hanya berfokus pada Peraturan Baris Berbaris (PBB), tetapi juga mencakup teknik pengibaran dan penurunan bendera, ketepatan formasi, serta kesiapan menghadapi latihan gabungan bersama unsur TNI dan Polri.

Baca juga :  Dari Alam untuk Negeri: KPA Parigimpuu Buktikan Semangat Pemuda Parigi Moutong

Ibrahim menjelaskan, seluruh peserta dibagi ke dalam dua kelompok, yakni Rajawali dan Garuda. Pembagian tersebut bukan merupakan penentuan pasukan inti, karena setiap peserta masih memiliki peluang yang sama untuk menjadi petugas pengibar maupun penurun bendera berdasarkan hasil evaluasi pelatih.

“Semua peserta memiliki kesempatan yang sama. Penentuan petugas akan dilakukan berdasarkan perkembangan latihan, kedisiplinan, serta kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Sebagai bagian dari tahapan akhir, latihan gabungan bersama Pasukan Pengawal Bendera (Paswalraka) dari unsur TNI dan Polri dijadwalkan berlangsung pada 6 atau 7 Agustus 2026.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, masa karantina yang dimulai pada 3 Agustus juga menjadi proses pembentukan karakter bagi para calon Paskibraka.

Baca juga :  Faisan Badja Dorong Penguatan Pembinaan Atlet Muda di Hari Keempat Porkab VI

Selama berada di asrama, peserta akan mendapatkan pembinaan yang menitikberatkan pada penguatan disiplin, tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, serta kekompakan antarsesama anggota.

Ibrahim menambahkan, Paskibraka tahun 2026 merupakan angkatan ke-24 Kabupaten Parigi Moutong. Ia berharap seluruh peserta mampu menjaga kesehatan, semangat, dan konsistensi selama tahapan akhir latihan sehingga dapat menjalankan tugas kehormatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan sukses dan penuh khidmat.

Total Views: 21

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *