
Bisalanews.id,Parmout – Turnamen KONI Sulteng Cup resmi berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah Tomini Putra setelah melalui laga final yang berlangsung dramatis.
Pertandingan puncak harus ditentukan lewat adu penalti dengan skor 5–4, menandai berakhirnya turnamen yang berlangsung kompetitif dan penuh tensi yang digelar dilapangan Baturaja Tomini.
Dengan hasil tersebut, Janur FC asal Desa Ulatan harus puas menempati posisi juara kedua.
Kedua tim menampilkan permainan terbuka dan saling menekan sejak awal pertandingan, sehingga laga final ini dinilai sebagai salah satu pertandingan terbaik sepanjang turnamen.
Partai final yang digelar di hadapan ratusan penonton itu berlangsung sengit hingga waktu normal berakhir tanpa pemenang.
Adu penalti pun menjadi penentu, di mana Tomini Putra tampil lebih tenang dan efektif dalam mengeksekusi tendangan penalti.
Penutupan Tournament KONI Sulteng Cup tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua KONI Sulawesi Tengah, Erik Hamzah, serta Wakil Ketua KONI Kabupaten Parigi Moutong, Mawardin Tjambaru, pada Sabtu (17/01/2026).
Dalam sambutannya, Erik Hamzah menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dan menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.
Ia menilai turnamen ini menjadi bukti nyata semangat pembinaan olahraga sepak bola di tingkat daerah.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan pembuktian kemampuan atlet-atlet muda daerah,” ujar Erik Hamzah.
Erik juga menyampaikan pesan dari Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fhaturazak, yang menekankan bahwa hasil dari turnamen ini harus dimanfaatkan sebagai ajang seleksi bakat untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
“Ketua KONI Sulteng berpesan agar turnamen seperti ini dijadikan sarana menjaring talenta terbaik yang nantinya bisa dipersiapkan untuk bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional,” ungkap Erik Hamzah.
Sementara itu, pihak KONI Kabupaten Parigi Moutong berharap turnamen KONI Sulteng Cup dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen pembinaan atlet daerah, sekaligus memperkuat solidaritas dan semangat olahraga di tengah masyarakat.
















