
Bisalanews.id, Parmout – Polsek Parigi menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui para Bhabinkamtibmas, sebanyak 3.027 kilogram jagung hasil panen masyarakat dari lima desa binaan disalurkan ke Bulog pada Kamis (2/10). Jumlah tersebut setara dengan 43 karung jagung.
Adapun rincian jagung yang berhasil dikumpulkan dari desa binaan antara lain:
- Desa Kayuboko, oleh Aiptu Benly: 670 kg
- Desa Jonokalora, oleh Brigpol Triana: 672 kg
- Desa Air Panas, oleh Aipda Sadarullah: 560 kg
- Desa Parigimpuu, oleh Aiptu I Made Kuswanto: 562 kg
- Desa Baliara, oleh Aipda Kifli: 562 kg
Sebelum disalurkan, seluruh jagung lebih dahulu diuji kualitasnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan jagung dalam kondisi baik, dengan kadar air 11,03 persen, biji bersih, serta kadar alfatoksin pada angka 20 PPB, sesuai standar Bulog.
Kapolsek Parigi, IPTU Noldy Williams Sualang, menyampaikan apresiasi kepada para Bhabinkamtibmas yang turut bekerja sama dengan petani. Menurutnya, peran polisi bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pangan.
“Program ini adalah wujud nyata sinergi Polri bersama masyarakat. Dengan penyaluran hasil panen ke Bulog, kita bisa menjaga ketersediaan pangan, memberikan nilai tambah bagi petani, sekaligus membantu menstabilkan harga di wilayah Parigi Moutong,” ungkap Kapolsek.
Melalui program ini, Polsek Parigi berharap ketahanan pangan di wilayah tersebut semakin kuat. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, masyarakat juga mendapatkan jaminan ketersediaan bahan pangan yang stabil dan terjangkau.
“Ke depan, kami akan terus mendorong program serupa agar hasil pertanian masyarakat dapat terserap optimal dan memberi manfaat luas,” tambah IPTU Noldy.
















