Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Polri

Nasir Mangaseng : Polres Parigi Moutong Lakukan Pendekatan Berjenjang Dalam Upaya Pencegahan Peredaran Narkotika di Kelurahan Bantaya

×

Nasir Mangaseng : Polres Parigi Moutong Lakukan Pendekatan Berjenjang Dalam Upaya Pencegahan Peredaran Narkotika di Kelurahan Bantaya

Sebarkan artikel ini
Kasat Narkoba Polres Parigi Moutong, Iptu Nasir Mangaseng, S.H., M.H. saat memberikan nasehat dan pembinaan terhadap perempuan warga bantaya.(18/02/2025).Foto Ipal.

Bisalanews.id,Parmout – Tiga oknum perempuan di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, diduga terlibat dalam jaringan peredaran zat adiktif jenis Methamphetamine (sabu).

Merespons kondisi tersebut, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Parigi Moutong bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Bantaya menginisiasi kegiatan pembinaan terhadap ketiga oknum tersebut di Kantor Kelurahan pada Selasa (18/02/2025).

Example 300x600

Kasat Narkoba Polres Parigi Moutong, Iptu Nasir Mangaseng, S.H., M.H., menyatakan bahwa Kelurahan Bantaya kerap mendapat label sebagai kampung narkoba.

Baca juga :  Polres Parigi Moutong Ringkus Pelaku Curanmor, 9 Unit Motor Diamankan

Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistematis yang mencakup metode persuasif dan preventif guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkotika.

Dalam kegiatan pembinaan ini, dilakukan sesi pendalaman terhadap ketiga perempuan berinisial F, I, dan P, yang secara terbuka mengakui pernah melakukan transaksi jual beli Methamphetamine di wilayah hukum Polres Parigi Moutong.

“Setelah kami lakukan pendekatan, ketiga ibu rumah tangga ini mengakui keterlibatan mereka dalam aktivitas peredaran zat terlarang tersebut,” ungkap Nasir.

Baca juga :  Kapolres Parigi Moutong Tolak PETI di Tinombo Selatan,Teken Kesepakatan Bersama Massa Aksi

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Polres Parigi Moutong dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai ancaman narkotika, yang turut menggandeng Pemerintah Kelurahan Bantaya dalam program pembinaan berkelanjutan.

“Tujuan utama dari upaya ini adalah memberikan edukasi serta menekan aktivitas peredaran narkoba di Parigi Moutong,” jelas Nasir.

Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran serta dari berbagai elemen masyarakat.

Baca juga :  Kapolres Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Parigi Moutong, Tekankan Profesionalisme dan Dedikasi Polri

“Kami berharap dalam upaya memerangi narkoba, tidak hanya aparat penegak hukum yang terlibat, tetapi juga tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta pemerintah,” tambahnya.

Polres Parigi Moutong secara berkelanjutan menggalakkan program pencegahan peredaran gelap narkotika dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat.

Diharapkan, melalui sinergi ini, peredaran narkotika di Kelurahan Bantaya dapat ditekan secara signifikan, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan produktif bagi warganya.

“Dengan komitmen bersama, Kelurahan Bantaya diharapkan terbebas dari stigma negatif sebagai kampung narkoba dan bertransformasi menjadi kawasan yang lebih kondusif serta produktif,” pungkas Nasir.

Total Views: 910

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *